29 June 2020, 11:18 WIB

Partai Macron Menderita Kekalahan Besar dalam Pemilu Prancis


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Partai Presiden Prancis Emmanuel Macron, yakni partai La République En Marche! (LREM) menderita kekalahan besar dalam pemilihan umum kota yang diadakan, Minggu (28/6).

Menurut sejumlah exit poll, partai Republic on the Move (LREM) kehilangan kendali atau suara di kota-kota besar. Sementara Europe Ecology, partai Hijau (EELV), menang di Lyon, Bordeaux, Strasbourg, Poitiers, Besancon, dan Marseille.

Putaran kedua jajak pendapat sebenarnya dijadwalkan untuk diadakan pada 22 Maret, tapi ditunda karena pandemi virus covid-19.

Kira-kira 16,5 juta pemilih yang memenuhi syarat memberikan suara mereka di TPS setelah putaran pertama gagal menghasilkan hasil yang menentukan.

Baca juga: Menkes: Israel dalam Gelombang Kedua Covid-19

Para warga diharuskan memakai masker dan membawa pena mereka sendiri untuk mengurangi risiko terkontaminasi covid-19.

Sebanyak 34.967 wali kota dan wakil wali kota dipilih pada putaran pertama dan kedua.

Sekitar 60% pemilih abstain--rekor bersejarah. Angka golput hanya 37,87% di babak kedua 2014.

Perdana Menteri Edouard Philippe mengalahkan penantang Partai Komunis untuk jabatan wali kota di Le Havre dengan 58,83% suara. (AA/Hym)

BERITA TERKAIT