29 June 2020, 08:40 WIB

Gubernur Texas: Penyebaran Covid-19 Cepat dan Berbahaya


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Gubernur Greg Abbott menyatakan penyebaran infeksi virus covid-19 telah mengalami kenaikan sangat cepat dan berbahaya di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS).

"Selama beberapa minggu terakhir, jumlah kasus harian telah berubah dari rata-rata sekitar 2.000 menjadi lebih dari 5.000 sehari," ujar Abbot, Minggu (28/6) waktu setempat.

Beberapa negara bagian selatan dan barat telah mencatat lonjakan kasus setelah pembatasan lockdown diperlonggar.

Jumlah kasus covid-19 yang dilaporkan di seluruh AS kini telah melampaui 2,5 juta.

Lebih dari 125.000 pasien covid-19 dipastikan telah meninggal secara nasional. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara lain.

Lonjakan ini telah menyebabkan para pejabat di Texas, Florida, dan negara-negara bagian lainnya memperketat pembatasan bisnis lagi. Bahkan ada peringatan rumah sakit akan segera kewalahan.

Pada Minggu (28/6), Abbott menyebut sebanyak 5.000 orang sehari dirawat di rumah sakit karena covid-19.

Baca juga: Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Seluruh Dunia Lebih 500.000

Wakil Presiden Mike Pence mengatakan bahwa Texas akan mengeluarkan alat uji covid-19 tambahan selama diperlukan.

"Kami akan memastikan Texas dan sistem perawatan kesehatan di Texas memiliki sumber daya, memiliki persediaan, dan memiliki personel untuk mengatasi masalah ini," kata Pence.

Wakil Presiden juga mendesak warga Texas untuk mengenakan masker di mana pun. “Kita tahu dari pengalaman, masker akan memperlambat penyebaran virus covid-19," tegasnya.

Ketua DPR Partai Demokrat Nancy Pelosi, yang berbicara pada konferensi pers bersama dengan Gubernur Abbott, Minggu, mengatakan mandat nasional yang mengatur pemakaian masker ‘sudah lama ditunggu’.

"Kita memiliki catatan terburuk dari negara mana pun di dunia," tambahnya.

Di ibu kota Texas, Austin, persyaratan untuk mengenakan masker dalam beberapa kondisi untuk membantu mengurangi penyebaran virus covid-19 mendorong demonstrasi di jalan-jalan kota oleh orang-orang yang menentang aturan tersebut. (BBC/OL-14)

BERITA TERKAIT