29 June 2020, 00:35 WIB

Jalan Anak Pesisir Belawan Mencapai Cakrawala


MI | Humaniora

SEPULUH tahun lalu, kehidupan anak-anak Kampung Nelayan Belawan, Medan, Sumatra Utara, sama seperti kampung nelayan lainnya. Namun, Irwan Saputra, 24, dan Hermawan, 23, mendapati fakta yang sangat menyedihkan hati.

Mereka menjumpai anakanak yang berkeinginan menjadi pencuri hanya karena ingin mendapatkan uang dengan mudah di kemudian hari. Itu memberikan gambaran bagaimana buruknya kondisi sosial masyarakat saat itu sehingga menghasilkan pemikiran instan di kalangan generasi mudanya.

Untuk mengubah pemikiran itu, Irwan yang juga penerima beasiswa S-2 LPDP di George Washington University, Amerika Serikat, itu berpendapat, pendidikan ialah solusinya. Hal itu pun diwujudkannya dengan mendirikan Perpustakaan Terapung (Perapung).

Perapung yang kini bernaung di bawah Yayasan Bangun Bahari itu memiliki misi ingin menjadi pemantik dan jembatan bagi anakanak pesisir untuk mencapai cakrawala yang luas.

“Tadinya ini adalah social project Unimed yang akhirnya berkembang jadi komunitas yang digagas Irwan Saputra. Program yang diberikan mulai beasiswa anak nelayan bersekolah, kapal kayu bermotor untuk penunjang sekolah, dan pemberdayaan masyarakat nelayan,” kata Koordinator Umum Perpustakaan Perapung Indahwaty Suwandy kepada Media Indonesia, saat dihubungi, Jumat (26/6).

Hingga kini, setidaknya terdapat sebanyak 200 siswa SD dan SMP telah menjadi bagian dari program Belajar Bersama Perapung yang diadakan setiap Minggu. Selain itu, lebih dari 150 siswa SD hingga SMA setiap harinya memakai jasa angkutan kapal gratis sebagai sarana satu-satunya untuk sekolah.

“Sebanyak 8 siswa lulusan SMA juga telah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tingkat lanjut di berbagai sekolah kelautan di Indonesia dengan menggunakan fasilitas program seleksi beasiswa dari Perapung,” ujar Indah.

Selanjutnya, Perapung berencana menambah kegiatannya lewat program akselerasi kemampuan bahasa Inggris untuk anak-anak pesisir. Dalam pelaksanaannya, Perapung menggandeng Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia dan para alumnus Perapung di The Association of Perapung Alumni Scholars (APAS). (Atalya Puspa/H-2)

BERITA TERKAIT