28 June 2020, 22:21 WIB

UBL Kenalkan Kota Tua Lewat Virtual Tour


Syarief Oebaidillah | Humaniora

VIRTUAL tour ala mahasiswa dilakukan Universitas Budi Luhur (UBL) di kawasan Kota Tua, Jakarta, sejak pkcan lalu. Upaya promosi pariwisata tersebut dipandu dua mahasiswa yang disiarkan secara langsung di media sosial.

Kegiatan yang merupakan salah satu konsentrasi Program Studi Ilmu Komunikasi UBL tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Rute dalam virtual tour ini dimulai dari menelusuri kawasan Kali Besar bagian luar yang bergaya ala Korea, dan dikelilingi oleh gedung-gedung tua peninggalan jaman Hindia Belanda dengan nilai sejarah yang sangat tinggi.

Seperti gedung Toko Merah, lalu untuk Blutizen yang suka foto-foto, kalian bisa mampir ke Magic Art3D Museum disebrang KaliBesar, Museum Bank Indonesia, lalu ke kawasan Taman Fatahillah yang di sana terdapat  museum Sejarah Jakarta yang biasa dikenal sebagai Museum Fatahilah, Museum Wayang, Café Batavia dan Museum Seni Rupa dan Keramik, lalu mengelilingi kawasan Kota Tua hingga balik lagi ke kawasan Kali Besar bagian dalam.

Baca juga : Dokter Reisa Bagi Tips Pergi ke Salon Saat Pandemi Covid-19

Ada yang menarik ketika virtual tour ini dilakukan, yaitu ditemukannya 1 keluarga yang kena sanksi oleh petugas Satpol PP karena tidak mematuhi protokol kesehatan. Untuk pengunjung yang tidak menggunakan masker akan dikenai sanksi sosial yaitu harus memakai jaket bertuliskan pelanggar psbb dan diberi sapu untuk membersihkan sampah disekitar kota tua. Setelahnya pelanggar tersebut diberikan masker oleh petugas.

“Sensasinya seperti kita berada langsung di sana, dan seperti melihat Amsterdam,” kata  Rektor UBL Wendi Usino, Minggu (28/6).

Dia menyebutkan, ke depannya UBL akan berkolaborasi dengan KBRI di Roma untuk pertukaran virtual tour antara Itali dengan Indonesia khususnya Jakarta, kemudian menyebar ke Banten, Jawa Barat lalu kemudian tukaran tour dengan Eropa.

‘’Selain itu dengan diadakannya virtual tour ini menandakan bahwa konsentrasi Komunikasi pariwisata UBLsiap untuk memfasilitasi wisatawan, traveler untuk berwisata secara virtual,’’ Pungkasnya. (RO/OL-2)

 

 

 

BERITA TERKAIT