28 June 2020, 21:22 WIB

Stadion Gelora Sriwijaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20


Dwi Apriani | Nusantara

STADION Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang  terpilih menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U20 pada Mei 2021.

Diketahui, Persatuan Pesepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menyatakan ada enam stadion yang terpilih, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyatakan sejak awal pihaknya sudah siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Bukan hanya karena Sumatra Selatan memiliki Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang sudah siap, melainkan juga didukung oleh stadion pendamping lain yakni Bumi Sriwijaya yang bisa dimanfaatkan untuk venue kedua.

Selain itu juga ada dua lapangan di venue atletik, satu lapangan di venue akuatik, dan satu lagi lapangan di venue baseball. Sejumlah lapangan ini berada di kawasan Jakabaring Sport City Palembang, yang akan dimanfaatkan sebagai tempat latihan peserta tim piala dunia U20.

"Semula terinfo ke PSSI bahwa kita (Sumsel) ogah-ogahan, diantaranya lapangan dan venue tidak terawat. Tapi setelah PSSI berkunjung ke Palembang, mereka tertarik setelah langsung meninjau lapangan yang ada di Palembang," kata Herman Deru, usai meninjau kesiapan Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (28/6).

Ia mengatakan, PSSI pun akhirnya memasukkan Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang dalam 11 besar stadion penyelenggara Piala Dunia U20.

"Dan diseleksi lagi dengan berbagai kajian teknis dan nonteknis serta persiapannya. Kita akhirnya dipercaya menjadi enam besar," jelasnya.

Herman Deru menerangkan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang merupakan salah satu arena sepakbola dengan fasilitas lengkap di tanah air. Stadion di Kompleks JSC ini sudah cukup teruji dan sering menggelar pertandingan internasional.

Dari segi fasilitas dan standarisasi FIFA, stadion GSJ Palembang ini sudahmemenuhi standar. Mulai dari kualitas rumput berkelas dunia, kapasitas penonton 23.000 kursi demgan single seat dibagian tribun, hingga sarana transportasi yang mudah di akses.

"Stadion GSJ ini sudah sangat siap untuk menyelenggarakan even Piala Dunia U20. Untuk semua fasilitas didalamnya sudah siap dan berkelas dunia. Fasilitas penunjang lainnya juga sudah siap. Nama baik stadion ini juga sudah sangat dikenal mancanegara karena sudah seringkali menggelar kegiatan internasional," kata dia.

Herman Deru mengatakan, pihaknya sangat optimistis bisa masuk dalam empat besar stadion utama penyelenggaraan Piala Dunia U20. Namun ia berharap agar enam stadion yang sudah dideklarasikan saat ini bisa menjadi stadion yang menyelenggarakan Piala Dunia U20.

"Harapannya enam stadion ini masuk semua dan menjadi tuan rumah gelaran U-20. Idealnya memang harus masuk semua," kata dia.

Dengan dipilihnya stadion GSJ Palembang menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, Herman Deru pun mengharapkan agar ini bisa menjadi semangat untuk masyarakat serta pemerintah daerah untuk berbenah menjadi lebih baik.

"Mudah-mudahan even ini memberikan stimulan bagi masyarakat Palembang, serta bisa meningkatkan kepariwisataan di Sumsel. Namun yang paling penting adalah kesiapan kita untuk menjadi tuan rumah even intenasional ini. Jangan sampai ada penurunan penilaian dari tim penilai PSSI hanya karena daerah belum siap," kata dia.

Untuk renovasi dan penambahan fasilitas pendukung lain, kata Herman Deru, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BUMD dan BUMN yang ada di Sumsel. Hal itu lantaran kondisi keuangan pemerintah daerah yang saat ini masih difokuskan untuk penanganan covid-19.

"Kendala pasti keuangan. Tapi kita tidak berserah diri karena masih ada pihak eksternal dan korporasi baik dari BUMN ataupun BUMD di Sumsel. Kita juga akan melibatkan swasta. Apalagi September semua pengerjaannya sudah harus selesai, kita optimis bisa menyelesaikan semua pengerjaan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan," kata Herman Deru.

Baca juga : Akhir Pekan Pantai Palabuhanratu Kembali Disesaki Wisatawan

Menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 ini akan berdampak besar bagi Sumsel, begitupun bagi Indonesia. Sebab saat ini, Indonesia masih dinilai sebagai negara dengan penyebaran covid yang lumayan besar.

"Dengan menjadi tuan rumah, kita dinilai menjadi wilayah yang sehat. Jadi kita bisa menghapus stigma negatif negara kita," kata dia.

Meski di tengah covid-19, upaya protokol kesehatan juga diutamakan. Karena itu, dalam persiapan dan pelaksanaannya juga akan dikaitkan dengan protokol kesehatan.

Dijelaskan Herman Deru, secara keseluruhan, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ini paling siap setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Sumsel, Ucok Hidayat mengatakan, ada 24 negara yang akan ikut serta dalam Piala Dunia U20.

"Gelaran Piala Dunia U20 akan dilaksanakan pada Mei 2021, namun September 2020 ini akan dilakukan sertifikasi stadion oleh FIFA, sehingga persiapan matang harus dilakukan dengan cepat," kata dia.

Namun persiapan Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang sendiri siap, hanya perlu renovasi sedikit. Begitupun dengan lapangan sepak bola pendukung lain yang nantinya akan digunakan untuk pemanasan tim-tim yang bertanding.

"Akan banyak keuntungan yang didapat Sumsel jika kita menjadi tuan rumah pelaksanaan U-20 nanti. Lapangan milik kita ini akan menjadi bagian sewa oleh FIFA dan jadi pemasukan untuk kita," terangnya.

Ditambahkan Sekertaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan pemerintah kota Palembang akan mendukung persiapan pelaksanaan Piala Dunia U20 nanti. Diantaranya dengan mempercantik Kota Palembang.

"Kota Palembang akan jemput bola. Baik tata ruang publik dipercantik, pelayanan hospitality, keamanan dan sebagainya. Kita akan menganggarkan dari APBD Kota Palembang," tandasnya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT