28 June 2020, 21:04 WIB

Ratusan Dokter Digratiskan Berwisata di Yunani


Adiyanto | Weekend

PEMERINTAH Yunani kembali akan membuka penerbangan regional mereka pada 1 Juli mendatang. Sebagai langkah awal, mereka akan menggratiskan sejumlah dokter asal Jerman berwisata di Pulau Kos, salah satu pulau eksotis di negeri itu, mulai Senin (29/6).

Seperti dikutip AFP. Kementerian Pariwisata Yunani mengatakan, nantinya sekitar 170 dokter yang berkunjung akan dijamu secara cuma-cuma sebagai penghormatan dan terima kasih atas kontribusi mereka dalam memerangi virus korona di Jerman.

Pejabat dari operator tur Jerman TUI akan berada di antara penumpang dan akan bertemu dengan Menteri Pariwisata Harry Theoharis di pulau tersebut.

Penerbangan dari Jerman akan tiba dua hari sebelum Yunani secara resmi dijadwalkan membuka bandara regional mereka untuk lalu lintas penumpang pada 1 Juli.

Di Yunani, pandemi korona tidak separah seperti negara eropa lainnya seperti Italia dan Inggris. Di negeri Para Dewa itu pasien yang meninggal akibat Covid-19 di bawah 200 orang.

Yunani, yang seperempat perekonomiannya tergantung pada pariwisata, berusaha meyakinkan pengunjung potensial mereka dapat dengan aman berlibur di negeri itu.

“Hampir 80 hotel di seluruh negeri telah disiapkan untuk mengakomodasi kasus covid-19,” kata ERT TV,  stasiun televisi milik pemerintah.

Ratusan tes dilakukan setiap hari di bandara regional dan pulau di seluruh negeri. Penumpang harus mengisi formulir, termasuk alamat tinggal mereka, setidaknya 48 jam sebelum memasuki negara itu.

Sejauh ini, pihak Uni Eropa belum menentukan daftar negara mana saja yang aman dan diizinkan mengunjungi kawasan benua biru. Sejauh ini, daftar negara yang diusulkan baru meliputi Aljazair, Australia, Kanada, Georgia, Jepang, Montenegro, Maroko, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan, Thailand, Tunisia, dan Uruguay.(M-4)

BERITA TERKAIT