28 June 2020, 20:30 WIB

Murray Keluhkan Revisi Jadwal ATP


Akmal Fauzi | Olahraga

PETENIS Andy Murray mengatakan kalender ATP yang direvisi mencakup tujuh turnamen dalam beberapa minggu masih tidak aman bagi para pemain.

Juara Grand Slam tiga kali itu menyebut atlet bakal terpaksa untuk melewatkan turnamen-turnamen besar karena jadwal yang padat.

Dilansir dari Eurosport, Tur ATP, yang ditangguhkan pada bulan Maret karena wabah virus korona, akan dimulai kembali pada 14 Agustus dengan Citi Open, diikuti oleh Cincinnati Masters, yang akan diadakan di Flushing Meadows sebelum AS Terbuka.

Turnamen di lapangan tanah liat putra akan dimulai pada 8 September di Kitzbuhel diikuti oleh turnamen Masters di Madrid dan Roma pada 13 September dan Rome Masters pada 20 September, dengan Prancis Terbuka akan dimulai seminggu kemudian.

"Tidak aman bagi para pemain untuk pergi dari semifinal atau final di New York dan kemudian bermain di Madrid pada ketinggian di atas tanah liat ketika mereka belum pernah berkompetisi untuk waktu yang lama," kata Murray, Sabtu (27/6).

Pemain berusia 33 itu mengatakan dengan berbagai peristiwa yang akan datang dan perubahan cepat perlu dilakukan sehubungan dengan poin peringkat pemain.

"Mungkin layak untuk melihat peringkat dua tahun untuk saat ini mungkin agar orang-orang yang telah melakukan dengan baik tahun lalu dan semacam tidak benar-benar dapat mempertahankan poin mereka dengan benar tidak semacam dihukum," kata Murray yang juga juara dua kali Wimbledon.

Murray mangungkapkan, dia bakal melewatkan turnamen di Cincinnati untuk mempersiapkan persiapannya untuk AS Terbuka.

"Saya lebih suka bermain di Washington dan melewatkan acara minggu sebelumnya di AS Terbuka jika mereka semua maju," tambahnya.

Murray kembali beraksi menyusul PHK tujuh bulan di acara amal yang diselenggarakan oleh saudaranya Jamie minggu ini, maju ke semifinal sebelum kalah 1-6 6-3 10-8 dari Dan Evans. (Dmr/Eurosport/OL-8).

 

BERITA TERKAIT