28 June 2020, 17:11 WIB

230 Ribu Lebih Warga DKI Jalani Rapid Test, 96% Negatif Korona


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

SAMPAI saat ini, sebanyak 230.795 warga Jakarta menjalani tes cepat atau rapid test. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia Tatri menuturkan, dari hasil tes tersebut 4% dinyatakan reaktif covid-19.

"Sebanyak 8.074 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 222.721 orang dinyatakan non-reaktif," jelas Dwi dalam keterangan resminya, Jakarta, Minggu (28/6).

Untuk kasus positif bakal ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara polymerase chain reaction (PCR) dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke rumah sakit atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Baca juga : Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Hampir 11 Ribu

Untuk pemeriksaan PCR yang dilakukan Pemprov DKI mencapai 289.922 sampel darah atau spesimen covid-19. Pada 27 Juni, tes PCR dipak pada 3.952 orang, 3.091 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 132 positif dan 2.959 negatif.

Dalam unggahan di instagram Dinas Kesehatan DKI Jakarta @dinkesdki, pemeriksaan kesehatan covid-19 dengan metode Active Case Finding dilakukan di Pos RW 3 Kelurahan Krendang, Balai Warga RW 2 Kelurahan Duri Utara, dan Pasar Impres Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam menemukan kasus Covid-19 di wilayah Kecamatan Tambora, khusunya di Kelurahan Krendang, Duri Utara dan Jembatan Besi melalui pemeriksaan rapid dan swab test," sebut informasi Dinkes DKI. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT