28 June 2020, 12:45 WIB

Wagub: Velodrome bisa Dijadikan Aset Luar Biasa bagi DKI


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai Velodrome bisa dijadikan aset yang luar biasa bagi DKI dalam sisi ekonomi dan sosial. Ia meminta arena balap sepeda yang dipakai dalam perhelatan Asian Games 2018 itu harus ditingkatkan potensinya.

“PR kita nanti, kita evaluasi LRTJ, kalau bisa terintegrasi se-Jakarta. Nanti saya bicara ke Gubernur. Lalu bagaimana Jakpro, supaya ini bisa lebih optimal potensinya, dengan diperbanyak exhibitions,” kata Riza dalam keterangan resminya, Minggu (28/6).

Baca juga: Tak Jadi Pusat CFD, Warga Tetap Antusias Bersepeda di Sudirman

Pembangunan Velodrome merupakan kolaborasi dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai BUMD DKI Jakarta bersama beberapa perusahaan internasional ini.

Riza mengatakan, Velodrome tidak hanya menjadi pusat latihan atlet sepeda nasional dan daerah, tetapi juga banyak memberikan manfaat bagi warga Jakarta. Secara sosial, Velodrome pernah digunakan sebagai venue untuk kegiatan-kegiatan amal.

Pada 2018, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. Arena balap sepeda itu bakal dipakai dalam perhelatan Asian Games.

Memakan waktu 23 bulan dalam pembangunan, memakan biaya Rp655 miliar untuk arena yang mampu menampung 3 ribu hingga 5 ribu penonton. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT