28 June 2020, 07:50 WIB

TNI-Polri Dukung Bangkitkan Pariwisata


Mathias Sembiring | Megapolitan

JAJARAN TNI-Polri sudah melakukan aksi nyata untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pengunjung, khususnya di daerah yang memiliki potensi pariwisata. Personel juga aktif melakukan pendekatan persuasif dan edukasi terkait dengan protokol kesehatan di sektor tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan hal itu dilakukan menyusul kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang membolehkan tempat wisata alam di zona hijau dan kuning dibuka untuk umum.

Menurutnya, jajaran TNI-Polri beserta pemda setempat akan menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung standar protokol kesehatan, seperti penyemprotan cairan disinfektan untuk memastikan lokasi steril serta menyiapkan tempat pencucian tangan dan hand sanitizer.

Tempat wisata juga wajib menerapkan physical distancing atau jaga jarak aman.

“Kami juga meminta kepada pengelola untuk menyediakan fasilitas penunjang protokol kesehatan, misalnya, masker. Ini untuk mengantisipasi jika ada pengunjung yang tidak membawa. Warga akan dicek suhu dan diminta mencuci tangan dengan sabun,” kata Argo, kemarin.

Dia menegaskan semua yang dilakukan itu untuk memastikan terjaminnya kesehatan dan keselamatan pengunjung akan bahaya virus korona. Jaminan itu juga sangat penting untuk mendatangkan para wisatawan lokal ataupun mancanegara.

Langkah itu sekaligus untuk menggenjot kembali ekonomi di sektor pariwisata sebab pemasukan negara yang cukup besar berasal dari sana. “Tidak hanya negara, ekonomi masyarakat juga akan bangkit,” katanya.

Sejumlah polda pun sudah bergerak untuk mengawal fase pemulihan sektor pariwisata. Puluhan bahkan ratusan personel diterjunkan untuk pendisiplinan. Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), misalnya, me nerjunkan 520 Bhabinkamtibmas untuk membagikan 15.000 bantuan paket sembako kepada para pekerja di kawasan pariwisata NTB yang terdampak covid-19.

Hal serupa juga dilakukan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Protokol kesehatan yang ketat dilakukan pada salah satu destinasi wisata terkemuka di Kota Gudeg, yakni Malioboro. (Mts/J-3)

BERITA TERKAIT