28 June 2020, 05:20 WIB

Menghibur di Tengah Pandemi


Pius Erlangga | Weekend

PANDEMI covid-19 memang bukan satu-satunya nestapa. Tidak sedikit orang yang deritanya kian bertambah dengan musibah-musibah tak terduga.

Ini pula yang terjadi di kawasan permukiman padat Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara. Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya meninggalkan jejak jelaga di sejumlah rumah, tapi juga wajah-wajah muram.

Berkendara menuju lokasi pertunjukan.

 

Kepedihan inilah yang menggerakkan beberapa seniman badut yang tergabung dalam komunitas Aku Badut Indonesia (ABI). Meski pandemi juga berdampak pada pendapatan mereka, menghibur yang sedang kesusahan tetap jauh lebih penting bagi delapan seniman badut ini.

Anak-anak menyambut kedatangan badut.

 

Maka, pada Senin (22/6) mereka membawa keceriaan bagi anak-anak kampung tersebut. Pelindung wajah (face shield) menjadi tambahan atribut mereka, selain riasan dan baju warnawarni yang selama ini sudah identik dengan badut.

Tambahan atribut pelindung wajah (face shield).

 

Seolah haus akan hiburan, anak-anak pun langsung menyambut begitu mereka tiba di lokasi. Mengindahkan protokol kesehatan, anak-anak itu juga mengenakan masker.

Mengenakan masker.

 

Suasana sore itu pun menjadi potret akan seribu jalan berbagi kebahagiaan. Dengan beragam cara, sesungguhnya manusia selalu dapat menolong dan sedikit meringankan beban sesamanya, terlebih di saat pandemi ini. (M-1)

Unjuk kebolehan menghibur anak-anak.

 

Berfoto bersama badut.

BERITA TERKAIT