28 June 2020, 07:30 WIB

Pencabutan Maklumat Kapolri Direspons Positif FSPMI Sumut


Yoseph Pencawan | Nusantara

FEDERASI Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara merespons positif pencabutan maklumat Kapolri bernomor Mak/02/III/2020 yang berisi tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Korona atau Covid-19.

"Kita sambut baik pencabutan maklumat Kapolri itu," ujar Willy Agus Utomo, Ketua FSPMI Sumut, Sabtu (27/6).

Baca juga: Wagub DKI Tegaskan Protokol Kesehatan di Mal Harus Ditaati

Dia berharap pencabutan maklumat tersebut dapat mendorong kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat kembali membaik.

Terlebih, katanya, dampak dari pandemi Covid-19 yang seperti tak berujung ini kerap dijadikan alasan oleh "pengusaha nakal", yakni alasan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan merumahkan buruh tanpa membayar pesangon atau upah buruh yang dirumahkan.

"Sehingga banyak mengakibatkan pengangguran dan membuat ekonomi keluarga para buruh merosot dan terombang-ambing hingga saat ini," imbuhnya.

Dengan dicabutnya maklumat itu, lanjut dia, menandakan semua sendi kehidupan masyarakat, termasuk pekerja, akan kembali normal dengan budaya yang baru yaitu budaya untuk selaku menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Jadi jangan ada lagi pengusaha melakukan PHK dan Perumahan Buruh sesuka hatinya dengan alasan Covid-19, kita sudah kembali normal," tukasnya.

Kemarin, Kabiro Penmas Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo menyampaikan adanya pencabutan maklumat Kapolri nomor Mak/02/III/2020 yang berisi tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Korona atau Covid-19.

Pencabutan itu diatur dalam Surat Telegram Rahasia (TR), Kapolri Jenderal Idham Azis, dengan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 dan ditandatangani oleh As Ops Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak.

Namun, meski maklumat Kapolri dicabut, Korps Bhayangkara tetap akan melakukan pengawasan dan pendisiplinan soal penerapan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT