27 June 2020, 16:48 WIB

PSBB Transisi, 1.221 Warga Jakarta Didenda tidak Pakai Masker


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

SATPOL PP DKI Jakarta terus melakukan pengawasan dan penindakan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi. Dan pada Sabtu (27/6), PSBB Transisi telah berjalan tiga pekan.

Dari hasil penindakan, Satpol PP mencatat jumlah denda pelanggar PSBB Transisi mencapai Rp368.310.000.

Baca juga: Anies Bagi Masa PSBB Transisi 2 Tahap, Tergantung Kasus Covid-19

Dari jumlah tersebut sebanyak Rp214.560.000 dikumpulkan dari 1.221 pelanggar yang tidak menggunakan masker.

"Lalu sebanyak Rp153.750.000 didapat dari denda penindakan terhadap restoran, tempat usaha, dan pertokoan yang melanggar protokol kesehatan," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (27/6).

Baca juga: Awas, Satpol PP Bakal Sidak ke Perusahaan saat PSBB Transisi

Lalu sebanyak 12.342 orang pelanggar aturan PSBB telah dikenakan sanksi kerja sosial. Satpol PP DKI juga memberikan sanksi berupa teguran tertulis kepada 60 tempat usaha.

Arifin menegaskan meski PSBB Transisi fase 1 akan segera memasuki akhir, pihaknya tidak akan kendur dalam pengawasan.

Baca juga: Anies Resmi Teken Keputusan Tentang PSBB Transisi

Hal ini terbukti dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberikan dukungan dengan memperbantukan 2.000 ASN untuk membantu Satpol PP menegakkan aturan PSBB di seluruh sektor.

"Mereka umumnya ditempatkan di lokasi-lokasi sesuai yang diawasi oleh tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Seperti kalau Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, objeknya adalah pusat perbelanjaan, pertokoan, lokasi binaan, lokasi sementara PKL. Petugas kami juga ikut mendampingi karena kami yang menindak," ungkap Arifin.(X-15)

BERITA TERKAIT