27 June 2020, 15:47 WIB

Polisi Temukan Perbedaan soal Penembakan di Rumah Nus Kei


Candra Yuri Nuralam | Megapolitan

POLISI mendalami alasan anak buah John Kei berinisial WS melepaskan tembakan secara acak di rumah Nus Kei. Salah satu tembakan acak WS mengenai pengemudi ojek online.

"Masih kita dalami (motifnya)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (27/6).

Baca juga: Polisi: John Kei, Big Boss di Balik Aksi Premanisme

Polisi saat ini masih mendalami fakta dan keterangan saksi di lapangan. Ada perbedaan antara fakta yang ditemukan polisi dan keterangan saksi. "Tujuh kali tembakan berdasarkan keterangan saksi. Kalau kita lihat senjatanya, hanya lima peluru," ujar Yusri.

Baca juga: Dua Orang Anak Buah John Kei Positif Narkoba

Anak buah John Kei melakukan aksi kekerasan pada Minggu (21/6). Akibat peristiwa itu, seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas kena bacok dan satu anak buah lainnya, Angky mengalami putus pada empat jari tangan kanan. Kemudian seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, tertabrak dan pengemudi ojek online, Andreansah, kena tembak pada bagian jempol kaki kanan.

Baca juga: Polisi Kejar Buron Pemegang Senpi John Kei

Dalam peristiwa ini polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, tiga buah ketapel panah, dua buat stik baseball, 17 ponsel, dan sebuah dekoder hikvision.

Baca juga: Anak Buah Nus Kei yang Terbunuh Sempat Lari

John Kei dan 29 anak buahnya diringkus setelah aksi tersebut. John Kei dan anak buahnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam dihukum mati. (X-15)

BERITA TERKAIT