27 June 2020, 15:29 WIB

Kemensos Serahkan Jadup Korban Longsor Bogor Rp 3,7 Miliar


Dede Susianti | Nusantara

BELASAN ribu jiwa di empat kecamatan di Kabupaten Bogor korban longsor pada awal tahun, menerima bantuan dana jaminan hidup (jadup), Sabtu (27/6).

Dana jaminan hidup totalnya lebih dari Rp3,7 miliar Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca juga: Presiden Jokowi Berbelasungkawa untuk Korban Longsor Bogor

Adapun total penerima dana jaminan hidup (jadub) itu sebanyak sebanyak 4.188 KK (kepala keluarga) atau 12.403 jiwa

Baca juga: Cakupan Longsor Bogor Meluas, Pemetaan Dilakukan Lewat Udara

Rinciannya, di Kecamatan Nanggung sebanyak 933 KK atau 3.170 jiwa, Kecamatan Cigudeg sebanyak 536 KK atau 2.051 jiwa, Kecamatan Sukajaya sebanyak 2.704 KK atau 7.106 jiwa dan Kecamatan Jasinga sebanyak 15 KK atau 76 jiwa.

"Jadup ini dibagikan sebesar Rp10 ribu per jiwa per hari selama 1 bulan. Jadi totalnya Rp3.729.900.000," jelas Direktur Perlindungan Sosial Perlindungan Korban Bencana Alam Kemensos RI Safii Nasution.

Baca juga: Bantuan Kemanusiaan Disalurkan kepada Korban Longsor di Bogor

Safii menyebutkan, pihaknya telah menyerahkan santunan kepada korban meninggal dunia yaitu sebesar Rp240 juta.

"Setelah diverifikasi, kami temukan 16 orang yang ahli waris yang berhak menerima santunan dari pemerintah," tambahnya.

Pada masa tanggap darurat pascaterjadinya bencana, lanjutnya, Kemensos juga telah menyerahkan bantuan logistik tanggap senilai Rp1,2 miliar dan bantuan sembako sebanyak 6.000 paket senilai Rp1,2 miliar.

"Pada masa tanggap darurat, kami telah menyerahkan total bantuan sebesar Rp2.670.000.000 yang terdiri dari bantuan bantuan logistik, santunan kematian, dan bantuan sembako. Jika ditotal semua dengan bantuan jaminan hidup, total bantuan kepada Kabupaten Bogor senilai Rp6.390.900.000," pungkasnya.

 

 

BERITA TERKAIT