27 June 2020, 08:23 WIB

Seluruh Pasien Sembuh, Teluk Bintuni Siap Masuk New Normal


Martinus Solo | Nusantara

SATGAS Percepatan Penanganan Covid-19 Papua Barat menyebutkan Kabupaten Teluk Bintuni yang memiliki 50 pasien covid-19, seluruhnya dinyatakan sembuh. Kabupaten Bintuni merupakan kabupaten kedua di Papua Barat dengan jumlah kasus poitif covid-19 terbanyak. Sesuai panduan gugus tugas nasional, Kabupaten Bintuni yang awalnya masuk wilayah merah, kini status itu menurun menjadi wilayah resiko rendah.

"Panduan gugus tugas nasional satu daerah kembali hijau. Salah satunya adalah empat minggu daerah tersebut tanpa kasus baru, Bintuni baru 13 hari tanpa kasus baru, kami masih perlu kerja keras. Bintuni sudah masuk wilayah resiko rendah," ujar Direktur RSUD Bintuni, dr Eka Suradji, Sabtu (27/6).

Ia mengimbau ke depannya masyarakat harus ikut mengendalikan covid-19 di Papua Barat. Jika Kabupaten Teluk Bintuni bisa mempertahankan zero positif Covid-19 dalam beberapa minggu ke depan, maka salah satu daerah di Papua Barat yang dapat direkomendasikan Gugus Tugas Provinsi Papua Barat memasuki New Normal.

"Saya kira bisa, intinya kita melihat daerah-daerah yang sudah melakukanberbagai upaya dan berhasil menekan dan menurunkan angka penularan dapat direkomendasikan untuk masuk new normal," tambah jubir Satgas Percepatan Penanganan Covi-19 Papua Barat, Arnold Tiniap.

baca juga: Istri Gubernur Maluku Utara Sembuh Dari Covid-19

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw merespons positif seluruh pasien covid-19 dinyatakan sembuh. Kendati demikian ia tetap meminta pelaksanaan rapid test covid-19 terus dilakukan untuk mencegah munculnya kasus positif baru. Saat ini Satgas Covid-19 bersama Pemkab Teluk Bintuni akan menjemput bola para pedagang di pasar sentral Bintuni dan fasilitas umum lainnya, untuk dilakukan rapid test covid-19. (OL-3)

BERITA TERKAIT