27 June 2020, 06:36 WIB

Game Over, Sekarang Giliran Piala FA


Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group | Sepak Bola

PEKAN lalu kita sudah angkat, dilanjutkannya kembali Liga Premier hanya sekadar ajang ‘penobatan untuk Super Liverpool’. Tim asuhan Juergen Klopp ternyata tidak perlu meraih dua kemenangan untuk memastikan juara yang sudah 30 tahun 58 hari mereka tunggu-tunggu.

Dengan empat poin yang diraih dari dua pertandingan pertama yang dimainkan, Jordan Henderson dan kawan-kawan sudah mengangkat piala kemenangan. Kekalahan yang harus diterima juara bertahan Manchester City, kemarin dini hari, membuat Liverpool tidak mungkin bisa terkejar lagi. Chelsea membukakan jalan juara kepada ‘Tim Merah’ dengan kemenangan 2-1 atas City di Stamford Bridge.

Pelatih Pep Guardiola memang mencoba memaksa Liverpool memainkan pertandingan penentuan juara saat menghadapi tim asuhannya, 3 Juli mendatang. Namun, Chelsea yang sedang mengejar tiket untuk lolos ke Liga Champions musim mendatang, membuyarkan harapan pelatih asal Spanyol berkepala plontos itu.

Kevin de Bruyne sempat menguak peluang bagi City untuk bisa menjinakkan the Blues melalui tendangan bebas yang cantik di menit ke-55.
Setelah itu, Raheem Sterling dua kali membuat jantung pelatih Chelsea Frank Lampard berhenti berdegup.

Namun, Chelsea segera bangkit lagi untuk mengembalikan semangat ketika Christian Pulisic menjebol gawang Emerson di menit ke-36. Sekali bek kanan City, Kyle Walker, masih bisa menghalau tendangan Pulisic yang mengarah ke gawang yang sudah kosong. Namun, pada menit ke-77, upaya Fernandinho untuk menghalau tendangan Tammy Abraham ke gawang City dengan tangannya, bukan hanya harus diganjar penalti, center-back asal Brasil itu juga diusir Wasit Stuart Attwell dari lapangan.

Gelandang Chelsea Willian tanpa ampun memanfaatkan kesempatan emas itu untuk membuyarkan harapan Guardiola. Kekalahan City membuat Liga Primer otomatis game over. Pesta kemenangan tidak hanya dirasakan pendukung the Blues, tetapi yang tidak kalah euforia ialah pendukung Liverpool yang sudah dahaga gelar.

“Saya mau mengatakan apalagi? Ini merupakan momen yang sungguh luar biasa,” ujar pelatih Liverpool yang nonton bersama anak asuhannya di Formby Hall Golf Club.

“Ini merupakan momen yang sangat besar. Saya tidak tidak punya kata-kata lain. Saya tidak pernah berpikir akan mengalami perasaan seperti ini, saya tidak pernah membayangkan,” tambah Klopp yang tidak bisa menahan tangis haru saat diwawancarai oleh Sky Sports.

Kapten kesebelasan Henderson mengucapkan terima kasih kepada Klopp yang telah membuat transformasi besar dan akhirnya membawa
kejayaan kembali untuk Liverpool. Terakhir ‘Tim Merah’ bisa mengangkat piala 28 April 1990 saat ditangani pelatih Kenny Dalglish.

“Setelah beberapa kali kegagalan di saat-saat akhir, saya tidak pernah berani untuk mengatakan ini. Sekarang saya lega karena sudah melewati garis. Saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan, kepada klub, kepada para pendukung, dan kepada kota atas pencapaian yang luar biasa ini,” ujar Henderson.

Dengan berakhirnya perebutan juara di Liga Primer, pertarungan beralih ke ajang Piala FA dan juga Liga Champions yang akan digelar mulai Agustus mendatang. Malam ini, perempat final Piala FA dimulai lagi dengan Norwich City menjamu Manchester United di Carrow Road.

Norwich yang berada di ujung degradasi mengharapkan Piala FA bisa menjadi pelipur lara mereka. “Kami bukannya naif. Saya tahu klub apa yang akan kami hadapi di perempat final nanti. Namun, sepanjang ada peluang, kami akan berupaya untuk bisa bertahan di ajang Piala FA,” ujar pelatih Norwich, Daniel Farke.

Ia sangat sadar banyak keterbatasan yang dihadapi. Banyak pemain andalannya yang tidak bisa tampil nanti malam. Norwich harus kehilangan tiga pemain belakang yang dibalut cedera, yakni Christoph Zimmerman, Sam Byram, dan Grant Hanley. Akibatnya, Farke terpaksa menarik gelandang Alexander Tettey untuk membantu pertahanan.

Gelandang asal Norwegia itu berperan sebagai pemain belakang kelima di depan Max Aarons, Ben Godfrey, Timm Klose, dan Jamal Lewis. Kiper asal Belanda, Tim Krul, sangat diharapkan bisa menampilkan permainan terbaiknya agar membuat para penyerang ‘Setan Merah’ frustrasi.

Farke memilih memainkan pola 4-2-3-1 yang lebih bertahan. Sementara itu, Tettey lebih fokus membantu barisan pertahanan. Todd Cantwell bertugas membantu trio Mario Vrancic, Emi Buendia, dan pemain asal Kuba, Onel Hernandez, memenangi pertarungan di lapangan tengah.

Penyerang asal Irlandia, Adam Idah, menjadi ujung tombak gantung di depan. Ia diharapkan bisa mencuri peluang, khususnya dalam memanfaatkan serangan balik cepat yang dibangun dari bawah.

Underdog

Meski tampil di kandang sendiri, Norwich harus menerima kenyataan menjadi underdog. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer tidak hanya berusaha mempersembahkan gelar pertama bagi MU, tetapi juga ia memiliki banyak pilihan pemain yang bisa dirotasi.

Solskjaer sangat kemungkinan akan menurunkan formasi yang berbeda seperti ketika menghajar Sheffi eld United 3-0. Saat menghadapi pertarungan yang akan mengurus tenaga, ia memilih menurunkan pemain yang masih fresh.

Anthony Martial yang mencetak hattrick pertamanya di MU akan diistirahatkan untuk fokus ke pertarungan perebutan tiket ke Liga Champions musim depan. Posisi penyerang asal Prancis ini kemungkinan diisi pemain pinjaman Shanghai Shenhua, Odion Ighalo.

Ighalo akan didampingi dua pemain muda yang lincah, Daniel James dan Mason Greenwood. Kecepatan kedua penyerang sayap ‘Setan Merah’ ini akan menjadi mimpi buruk bagi dua bek sayap Norwich, Aarons dan Lewis, jika tidak disiplin menjaga mereka berdua.

Juan Mata yang mulai menemukan kembali permainan terbaiknya akan menjadi pengatur serangan. Dengan pengalaman yang panjang, Mata mempunyai visi permainan yang tajam. Apalagi, ia didampingi dua pekerja keras, Fred dan Nemanja Matic atau Scott McTominay.

Dua bek muda, Brandon Williams dan Diogo Dalot, mempunyai kesempatan memperlihatkan kemampuan terbaik. Kapten Harry Maguire kemungkinan mendapatkan kesempatan beristirahat dan sebagai penggantinya, posisi center-back diisi duet Eric Bailly dan Victor Lindelof.

Demikian pula, kiper David de Gea diberi kesempatan beristirahat. De Gea membuat kesalahan fatal saat tampil menghadapi Tottenham Hotspur ketika gagal menghadang tendangan keras Steven Bergwijn. Pada malam nanti, posisi di bawah mistar diisi kiper asal Argentina, Sergio Romero.

Solskjaer masih mempunyai Paul Pogba yang sudah pulih dari cederanya. Saat menghadapi Spurs, gelandang asal Prancis itu mampu berduet apik dengan bintang baru Bruno Fernandes. Solskjaer bukan tidak mungkin memberikan kesempatan Pogba untuk lebih cepat menemukan permainan terbaiknya.

Pers Inggris menjagokan ‘Setan Merah’ bisa menang minimal 2-0 dari Norwich untuk lolos ke semifi nal. MU belum terkalahkan dalam 13 penampilan terakhir di ajang Piala FA. Namun, tangga juara sangat terjal karena masih ada Arsenal, Chelsea, Leicester City, dan tetangga dekat, Manchester City, yang mengincar piala yang sama agar tidak kosong gelar di musim yang terganggu covid-19 ini.

“Saya akan berusaha meraih hasil terbaik, tetapi para pemain tetap aman. Dengan jadwal yang begitu padat bermain empat kali dalam satu pecan, saya harus merotasi pemain,” ujar Solskjaer.

BERITA TERKAIT