26 June 2020, 19:30 WIB

Tingkatkan Digitalisasi untuk Mendorong Kesinambungan Bisnis


Wisnu AS | Ekonomi

DUA dari tiga perusahaan yang disurvei di Indonesia telah berhenti beroperasi secara temporer atau permanen sebagai dampak dari covid-19. Menurut perkiraan IMF, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan turun ke angka 0,5% tahun ini. 

“Dengan kata lain, perlu digitalisasi untuk mendorong kesinambungan 
bisnis,” ujar Fetra Syahbana sebagai country manager baru untuk Nutanix Indonesia, saat konferensi pers secara virtual, Jumat (26/6).

Fetra menambahkan, bekerja dari mana saja akan menjadi kenormalan baru (new normal). Hal itu mengacu data Deloitte yang menyebutkan sebanyak 21,2 juta penduduk Indonesia akan bekerja secara remote selama lebih dari setahun (multiyears) pascapandemi covid-19.

Ia meyakini akan terbit realitas bisnis yang baru. “Saat kita bangkit dari turbulensi, bisnis akan menjadi lebih ramping, lebih ringan, lebih ‘lapar’, lebih gesit dan jauh lebih mudah beradaptasi,” tuturnya.

Secara alami, tercipta model bisnis baru yang mengandalkan software dan cloud yang mampu menawarkan kesederhanaan, fleksibilitas dan skalabilitas, dan kelangsungan hidup mereka akan tergantung pada itu.

Berkantor di Jakarta, Fetra akan bertanggung jawab untuk mengarahkan strategi bisnis, akuisisi pelanggan, dan semakin memperluas keberadaan Nutanix di Indonesia. Fokus khusus perusahaan komputasi cloud itu mengarah pada sektor publik dan UKM. 

Fetra bergabung dengan Nutanix berbekal pengalaman lebih dari 25 tahun di industri teknologi enterprise. Sebelum bergabung dengan Nutanix, dia adalah Country Manager F5 Networks untuk Indonesia. Sebelumnya, selama hampir dua dekade Fetra berkarier di IBM Indonesia, hingga meraih posisi sebagai general business country manager.

Fetra bergabung dengan Nutanix di tengah pandemi global yang melumpuhkan bisnis dan kegiatan ekonomi. Vice President Asia Pasifik Selatan di Nutanix, Neville Vincent, optimistis Fetra mampu memimpin tim lokal dan membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia melewati situasi penuh gejolak ini. Pihaknya yakin dapat  membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia beradaptasi dengan realitas baru pascapandemi. (RO/A-3) 

BERITA TERKAIT