26 June 2020, 17:29 WIB

Menkominfo Tinjau Utilisasi Akses Internet di Flores Timur


mediaindonesia.com | Humaniora

Sebagai bagian dari Program Percepatan Digitalisasi Nasional, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi dan Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon melakukan kunjungan kerja untuk meninjau sekaligus meresmikan beberapa titik utilisasi akses internet di Kabupaten Flores Timur, NTT. Layanan akses internet yang diresmikan Menkominfo ini digelar oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkominfo, di Puskesmas Demon Pagong Larantuka, SMPN 1 Adonara Tengah, dan Kantor Desa Woloklibang.

“Penggelaran layanan di lokasi yang susah dijangkau ini didorong oleh misi Kemkominfo untuk mendukung adaptasi kebiasaan baru secara merata ke seluruh negeri dan merupakan bagian dar Program Percepatan Digitalisasi Nasional. Sektor komunikasi dan informatika merupakan salah satu sektor yang dalam masa pandemi ini justru harus bekerja lebih keras memastikan bahwa produktivitas masyarakat selama masa pembatasan sosial berskala besar ini tetap terjaga. Melalui pemanfaatan teknologi telekomunikasi dan informasi digital masyarakat diharapkan tetap dapat melangsungkan aktivitasnya dengan lancar. Oleh sebab itu, Kominfo melalui BAKTI tak berhenti dalam menggelar pembangunan layanan dan perawatan jaringan telekomunikasi dan informasi di seluruh pelosok negeri,” papar Menteri Johnny.

“Selain instansi pendidikan dan pusat-pusat kesehatan, Kementerian Kominfo juga menyediakan internet untuk kantor-kantor desa seperti di Woloklibang ini, dengan harapan akan tercipta layanan pemerintahan yang lebih cepat, efisien, dan akurat. Internet yang cepat akan mendorong percepatan layanan pemerintah daerah dan pendidikan menjadi semakin kompetitif menuju masyarakat digital,” harap Menkominfo.

Hingga Juni 2020, akses internet yang dibangun BAKTI telah menjangkau lebih dari 7.764 lokasi di seluruh Indonesia dan masih akan terus bertambah. Untuk Provinsi NTT, terdapat 133 lokasi BTS dan 753 lokasi akses internet (AI) yang telah dibangun oleh BAKTI Kemkominfo.

Khusus untuk Kabupaten Flores Timur, BAKTI Kemkominfo telah membangun 5 BTS dan 58 lokasi akses internet di sekolah, puskesmas, kantor desa, kantor layanan publik, dan lokasi wisata.

Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dilakukan dengan pendekatan 'Indonesia Connect' untuk mendorong setiap lapisan masyarakat dapat terlayani oleh pembangunan jaringan TIK dan memanfaatkan hasil pembangunan TIK untuk peningkatan produktivitas serta kesejahteraan mereka.  

Pandemi Covid-19 semakin mengakselerasi terciptanya tatanan baru masyarakat yaitu masyarakat digital (digital society) yang mengharuskan masyarakat untuk belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah sehingga memerlukan kanal telekomunikasi yang memadai.

Meskipun pandemi masih belum mereda, Kementerian Kominfo terus membangun infrastruktur telekomunikasi di wilayah-wilayah prioritas pembangunan (tertinggal, terdepan, terluar (3T). Kemkominfo meyakini bahwa infrastruktur digital merupakan penopang ekonomi masyarakat sekaligus pondasi untuk penciptaan generasi muda yang kompetitif.

Menteri Kominfo juga mengapresiasi peran Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur yang berperan aktif dalam mengusulkan lembaga-lembaga dan desa akses internet dan BTS (Sinyal BAKTI) sebagai bentuk kepedulian atas hak akses atas informasi bagi seluruh penduduk NTT. Kerja sama erat dengan Pemda selama ini telah membantu BAKTI dalam memastikan bahwa penyediaan akses internet dan BTS tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT