26 June 2020, 15:29 WIB

1.779 Pekerja Migran Jalani Karantina di Wisma Atlet


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

RIBUAN pekerja migran Indonesia (PMI) masih menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran.

Mereka terpapar covid-19 dari negara asal tempat bekerja. Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, mengungkapkan sebanyak 1.779 PMI dikarantina di Tower 9 Wisma Atlet Blok C2 Pademangan.

Aris mengatakan, mayoritas PMI yang dikarantina bekerja di Malaysia. "Ada 334 WNI pekerja migran dari Malaysia yang dikarantina di Wisma Atlet," ujar Aris dalam laporan rutin, Jumat (26/6).

Baca juga: Lawan Covid-19, Eijkman Siapkan Vaksin Merah Putih

Selain Malaysia, pekerja migran dari Taiwan menjadi terbanyak kedua, dengan 221 orang. Kemudian, yang bekerja di Jepang sebanyak 163 orang dan PMI dari Singapura tercatat 161 orang. Adapun pekerja migran yang bekerja di Abu Dhabi sebanyak 132 orang, kemudian PMI dari Dubai sebanyak 117 orang.

Setelah melakukan swab test di RSD Wisma Atlet, 127 PMI dinyatakan positif covid-19.  Sekitar 18 orang reaktif covid-19 dari hasil rapid test.

Baca juga: 67 RS Siap Tangani Covid-19, Anies: Baru Digunakan 35%

Pemerintah melarang PMI pulang ke kampung halaman, sebelum dinyatakan negatif covid-19. Mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan, yakni rapid test dan swab test.

Tower 9 Wisma Atlet disiapkan untuk menampung warga negara Indonesia (WNI) repatriasi yang baru kembali dari luar negeri. Seperti, anak buah kapal (ABK) dan PMI.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT