26 June 2020, 11:35 WIB

DPRD: Proyeksi Pendapatan Ragunan Turun hingga Rp23,68 Miliar


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengungkapkan, selama pandemi pendapatan yang diperoleh pihak Taman Margasatwa Ragunan diproyeksikan menurun. Meski sudah dibuka untuk umum, pengunjung yang masuk ke dalam tempat wisata itu dibatasi 50%

Ida mengatakan, di tahun sebelumnya pendapatan yang dicatatkan Ragunan mencapai Rp54,27 miliar. Maka, tahun ini pendapatan diproyeksikan hanya Rp23,68 miliar.

"Apa nantinya memang Ragunan perlu untuk mencari CSR (Corporate Social Responsibility) ataukah dengan kondisi APBD seperti ini memungkinkan tidak kalau ada tambahan untuk membantu BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) ini," kata Ida dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (25/6).

Selain itu Ida menuturkan, dari keterangan pengelola Ragunan, untuk kebutuhan operasional satwa-satwa tercukupi alias tidak bermasalah sampai akhir tahun

Baca juga: Tiga Bulan Ditutup, Satwa di Ragunan Lebih Rileks

Sebelumnya,Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana menjelaskan pembukaan kembali Tama Margasatwa Ragunan fase pertama berlangsung dari 20 hingga 28 Juni dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Pendaftaran tiket melalui online. Jumlah pengunjung maksimal 1000 oang per hari daro Selasa sampai Minggu. Jam operasional kunjungan mulai pukul 08.00 sampai 13.00 WIB.

Anak yang berumur 0-9 tahun, ibu hamil, orang dewasa yang berumur di atas 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, jantung, TBC, gagal ginjal atau penyakit komplikasi lainnya dilarang masuk ke Ragunan. (A-2)

BERITA TERKAIT