26 June 2020, 09:25 WIB

Pariwisata di Jateng Akan Dibuka Awal Juli


Akhmad Safuan | Nusantara

PARIWISATA di beberapa daerah di Jawa Tengah mulai menggeliat berdampingan dengan  covid-19. Awal Juli mendatang beberapa destinasi wisata mulai dibuka dan menerima kunjungan dengan protokol kesehatan. Taman Hiburan Bandungan dan berbagai tempat hiburan di dalamnya seperti rumah musik, hotel, restauran dan lainnya sejak awal pandemi covid-19 tutup, kini mulai hidup. Dan para wisatawan dari berbagai daerah mulai berdatangan meskipun tidak terlalu besar. 

"Di sini mulai ramai pengunjung, maka pasar buah dan bunga mulai hidup lagi," kata Yayuk,55, pedagang buah dan makanan di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (26/6).

Destinasi wisata pantai di pantura seperti Pantai Kartini (Rembang), Mor (Demak), Gringsing (Batang), Pasir Kencana (Pekalongan) juga mulai didatangi pengunjung dalam jumlah kelompok kecil maupun perorangan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih mengatakan beberapa destinasi wisata di daerah ini akan dibuka resmi secara bertahap, seperti obyek wisata Bukit Cinta Banyubiru ditargetkan dibuka awal Juli dan sebelumnya sudah dilakukan uji coba.  

"Ada pembatasan pengunjung dan harus ikuti protokol kesehatan dalam pelaksanaan seperti bermasker, cuci tangan dan haga jarak saat berada di lokadi wisata," kata Dewi Pramuningsih.

Direktur Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Titah Listyorini mengungkapkan telah mengajukan rekomendasi ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang agar objek wisata Grand Maerakaca dapat dibuka kembali bersamaan dilonggarkannya kondisi covid-19.

Setelah rekomendasi keluar akan dilakukan simulasi dan tata kelola destinasi dengan penerapan protokol keseatan secara ketat.

"Kita akan simulasikan pekaksanaan dengan protokol kesehatan sesuai instruksi gubernur," imbuhnya.

baca juga: 60 Pasien Positif Covid-19 di Temanggung Sembuh

Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwisata Kota Semarang Indriyasari mengaku telah menerima 30 surat pengajuan rekomendasi dari para pengelola obyek wisata di ibukota Jawa Tengah ini. Namun untuk dapat diberikan rekomendasi harus memenuhi sejumlah syarat seperti  pengaturan sesuai protokol kesehatan.

Sementara Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi mengatakan hingga saat ini baru satu destinasi yang siap melakukan simulasi untuk memulai menerima kunjungan wisatawan yakni obyek wisata Candi Borobudur yang mulai diuji coba pada 20-30 Juni dengan pengunjung terbatas 1.500 orang.

"Secara teknis uji coba tersebut pelaksanaan sesuai protokol kesehatan dan berjalan bagus seperti tersedianya tempat cuci tangan, hend sanitazer,pengaturan jaga jarak antar pengunjung dan bermasker," kata Sinoeng. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT