25 June 2020, 01:55 WIB

Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa


Lilik Darmawan | Nusantara

STASIUN Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) mengingatkan kepada nelayan untuk terus mewaspadai cuaca di Samudra Hindia. Pasanya, gelombang setinggi 4 meter masih potensial terjadi dengan kecepatan angin hingga 15 knot.

Pengamat cuaca BMKG Tunggul Wulung Cilacap Nurfaijin mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di wilayah  selatan sebagian Jawa Barat, Jateng dan DIY. "Tinggi gelombang maksimal dapat mencapai 4 meter. Sedangkan kecepatan angin bisa mencapai 15 knot. Kondisi ini cukup membahayakan bagi nelayan. Karena itulah, apabila tetap melaut, maka harus waspada," kata Nurfaijin pada Rabu (24/7).

Sementara Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap Sarjono mengatakan pada awal musim angin timuran memang sering terjadi angin kencang dan gelombang tinggi. "Biasanya, nelayan melaut saat cuaca agak reda. Apalagi, saat ini sedang muncul ikan bawal putih. Tetapi, karena gelombang tinggi membuat harus berhati-hati dan menyesuaikan cuaca," kata dia.

Sarjono mengatakan biasanya angin timuran yang kencang akan berlangsung antara satu hingga dua bulan. Tetapi setelah itu, angin dan gelombang agak reda sehingga nelayan banyak yang melaut. "Angin timuran juga  membawa ikan dan udang mendekat ke perairan dekat dengan pesisir Cilacap, sehingga nelayan kecil juga akan dapat memanen ikan," ujarnya.  (R-1)

 

BERITA TERKAIT