24 June 2020, 19:50 WIB

Pemprov Sumbar Dinilai Tidak Siap PPDB Online SMA/SMK


Yose Hendra | Nusantara

OMBUDSMAN Perwakilan Sumatra Barat menilai Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dalam hal ini Dinas Pendidikan Sumatra Barat tidak siap dalam menjalankan sistem pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA dan SMK secara online. Pasalnya sejak dibuka situs ini dua hari lalu, selalu mengalami eror atau tak bisa diakses secara lancar.

"Menggambarkan ketidaksiapan dalam pelaksanaan PPDB online," ujar Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatra Barat (Sumbar) Yefri Heriani, Rabu (24/6).

Yefri mengatakan, Ombudsman sejak minggu lalu sudah mengingatkan soal beberapa kendala yang harus diantisipasi sejak awal. Kendala teknis PPDB online ini pun diakui oleh Sekretaris Panitia PPDB SMA/SMK Sumbar, Irman. Menurutnya, kendala yang dalam PPDB online adalah gangguan server, utamanya pada klik alamat.

"Ada beberapa hal yang kami temukan dan juga laporan masyarakat. Ketika mengklik alamat, itu tidak koneksi. Berhenti. Itu sedang kita lakukan perbaikan. Bandwidth persoalannya," tandasnya.

baca juga: PPDB Kota Makassar Dimulai 1 Juli

Agar masyarakat tidak dirugikan, sambungnya, maka pihaknya melakukan penambahan jadwal. Semula 22-25 Juni, kemudian ditambah waktu menjadi 25-28 Juni. Persoalan PPDB Online di Sumbar ini juga menjadi keluhan banyak orang tua. Mereka tidak bisa mendaftarkan anaknya ke SMA/SMK negeri yang dituju.

Dampak dari erorsnya sistem PPDB online ini, Irman mengatakan, hingga saat ini baru sekitar 23 ribu calon siswa yang bisa mendaftar. Sementara berdasarkan tamatan SMP/ MTsN tahun ajaran 2019/2020, berjumlah sekitar 96 ribu orang. Disebutkannya, jumlah SMA Negeri di Sumbar sebanyak 213 unit, sedangkan SMK 112 unit. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT