24 June 2020, 10:10 WIB

Jakarta Tidak Masuk Jadwal Formula E 2021


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria angkat bicara soal keputusan Federasi Otomotif Internasional (Fédération Internationale de l'Automobile ) yang mengeluarkan kalender sementara pergelaran Formula E musim 2021 yang tidak memasukkan Jakarta sebagai tuan rumah.

Menurut Iman, hal itu masih tentatif alias bisa berubah seiring perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dan kesepakatan antara PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai panitia penyelenggara E-prix Jakarta dengan Formula E Operation (FEO).

"Itu masih tentatif sifatnya. Mereka ingin melihat bagaimana keadaan perekonomian Indonesia dan keadaan pandemi ini. Jadi, belum mau memaksakan," kata Iman di Jakarta, Rabu (24/6).

Iman berargumen bahwa Jakpro tidak ingin gegabah dan memaksakan Formula E 2021 tetap dijalankan. Menurutnya, keputusan untuk menyelenggarakan ajang balapan mobil listrik itu harus melibatkan keputusan DPRD juga.

Baca juga: Beda Sama Anies, Pakar Sebut Covid-19 di Jakarta Belum Terkendali

"Itu Jakpro-nya (masih mempertimbangkan). Dia enggak mau sembrono. Kalau tetap dibikin, tapi dewan enggak sepakat gimana? Jadi, bencana buat mereka. Harus dikajilah," tegas Politikus Gerindra.

Iman tidak mengetahui detail soal commitment fee untuk Formula E tahun 2021 yang telah dibayarkan oleh Pemprov DKI sebesar £11 juta.

"Saya kurang tahu itu, tapi intinya mereka harus mendapatkan persetujuan dari dewan juga. Apakah nantinya dibatalkan, apakah pelaksanaanya diundur karena mengingat situasi ekonomi dan keuangan kita yang belum baik," pungkas Iman. (OL-14)

BERITA TERKAIT