23 June 2020, 20:47 WIB

Belanja Bahan Pokok dan Sayuran Secara Online Meningkat Saat PSBB


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

KEBIJAKAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 membuat pergeseran pemenuhan kebutuhan massyarakat dari belanja secara fisik berganti jadi belanja daring (online), termasuk dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok dan sayuran.

Hal itu turut dirasakan oleh perusahaan logistik PT. Krida Jaringan Nusantara (KJEN) atau KJN Express. Bahkan, KJEN masih banyak menerima pengantaran bahan pokok dan sayuran secara dari belanja daring selama PSBB transisi.

Direktur Utama KJEN Dewi Prasetyaningsih mengatakan, lonjakan belanja daring itu juga mendorong pihaknya untuk menambah pelanggan segmen antar-bisnis (B2B) melalui kerja sama dengan pasar tradisional, situs belanja sayur online dan waralaba farmasi serta alat kesehatan.

"Masyarakat di Jakarta mulai terbiasa untuk belanja bahan pokok dan sayur mayur melalui teknologi online di mobile app," kata Dewi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/6).

Baca juga :Stok Beras Masih Cukup, Bulog Yakin Tidak Perlu Impor

Dewi menjelaskan, lonjakan belanja daring saat PSBB juga terjadi karena sejumlah sektor usaha tidak bisa membuka toko secara fisik. Untungnya, jasa logistik menjadi salah satu lini bisnis yang dikecualikan dalam kebijakan PSBB, sehingga KJN Express bisa membantu menyalurkan barang ke konsumen.

Dewi menambahkan, bisnis logistik punya potensi tumbuh yang besar jika bisa merangkul segmen perdagangan tradisional dan perdagangan daring.

"Penjajakan ke pasar modern, UMKM dan startup online lain juga sedang dijajaki untuk meningkatkan penjualan bagi para pedagang. Selain itu, penambahan kurir dan armada tetap akan dijalankan untuk memenuhi kebutuhan dari industri logistik.  KJEN Diharapkan pemerintah tetap mendukung perkembangan logistik dan startup online," pungkasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT