22 June 2020, 18:42 WIB

Pemprov DKI Pastikan Pesantren Belum Buka untuk Umum


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum membuka pesantren untuk umum. Meski sudah ada kesepakatan antara Kementrian Agama dan DPR RI soal pembukaan pesantren di tengah pandemi covid-19.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama DKI, Saiful Mujab, menuturkan keputusan itu mengacu arahan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta.

"Untuk (pesantren) di DKI Jakarta belum (buka). Kami tetap mengikuti protokol kesehatan dari Gugus Tugas DKI. Masuk ya masuk, tidak ya tidak," jelas Saiful di Gedung DPRD DKI, Senin (22/6).

Baca juga: Ini Syarat untuk Ciptakan New Normal di Sekolah

Lebih lanjut, dia mengatakan pembelajaran di pesantren terbagi dalam dua aspek. Pertama, belajar di madrasah dengan siswa bisa pulang dan pergi. Kedua, pesantren yang santrinya tidak boleh keluar selama pembelanjaran. Sehingga, kegiatan belajar di pesantren tetap diizinkan dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Santri yang di dalam (pesantren), tidak pulang. Di sana berarti sudah steril tempatnya. Maka diatur sesuai protokol kesehatan. Orang tua tidak boleh menengok," ujar Syaiful.

Sebelumnya, Kepala Biro Pendidikan, Mental dan Spiritual DKI, Hendra Hidayat, menuturkan siap berkoordinasi jika pesantren diputuskan untuk kembali dibuka.

"Kami tetap berkoordinasi untuk (bahas) kapan waktunya buka, untuk pembelajaran kembali di pesantren. Akan ada update-nya. Sementara ini informasinya baru dari Kemenag," pungkas Hendra.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT