22 June 2020, 14:45 WIB

Pemkab Karawang Merevisi Terget PAD Turun 26 Persen


Cikwan Suwandi | Nusantara

BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, menyatakan jika realisasi pendapatan asli daerah (PAD) mengalami penurunan. Target pendapatan diturunkan 26 persen dari hasil refocusing anggaran karena Covid-19.

Kepala Bapenda Karawang, Hadis Herdiana menyebutkan dari target yang ditetapkan setelah refocusing anggaran yakni sebesar Rp680,11 miliar dan realisasi pendapatan baru mencapai Rp270,47 miliar pertanggal 16 Juni 2020.

"Jadi karena PSBB, ada ratusan pengusaha yang melaporkan jika usahanya tidak buka," ungkap Hadis, Senin (22/6).

Sementara itu, lanjut Hadis, realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp77,26 miliar dari target Rp168,26 miliar. Lalu untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) realisasinya mencapai Rp32,78 miliar dari target Rp195,6 miliar.

Sedaangkan untuk pajak lainnya seperti penerangan jalan umum (PJU), realisasi mencapai Rp102,84 miliar dari target Rp207,76 miliar. Kemudian, pajak restoran realisasinya Rp39,75 miliar dari target Rp 74,61 miliar. Realisasi dari pajak hotel sebesar Rp6,71 miliar dengan targetnya Rp11,24 miliar. Pajak hiburan realisasinya Rp4,40 miliar dari terget Rp8 miliar.

"Kami berharap agar bidang usaha segera berjalan kembali dengan prosedur kesehatan covid-19. Sebab itu juga mempengaruhi pajak daerah," katanya.

Akan tetap Hadis meyakini, kondisi keuangan pendapatan daerah Kabupaten Karawang akan tercapai melihat kondisi perekonomian yang akan diterapkan melalui adaptasi kebiasaan baru. (OL-13)

Baca Juga: Mendagri Ingatkan Masyarakat Covid-19 Belum Selesai

BERITA TERKAIT