21 June 2020, 07:45 WIB

Kemungkinan Hubungan Terorisme dalam Serangan di Reading


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Polisi antiterorisme Inggris bergabung dalam penyelidikan terjadinya serangan penikaman di Reading yang menyebabkan tiga orang tewas dan dua lainnya luka parah.

Thames Valley mengatakan para petugas dan layanan darurat lainnya dipanggil ke lokasi penusukan di sebuah taman di Forbury Gardens, Reading, pukul 19.00 Sabtu malam. Seorang pria, yang disebut sebagai orang Libya, telah ditangkap.

Polisi mengatakan beberapa korban dibawa ke rumah sakit Royal Berkshire. Seorang juru bicara rumah sakit mengonfirmasi dua orang berada dalam kondisi kritis.

Baca juga: Tiga Orang Tewas dalam Serangan Penikaman di Reading, Inggris

Video-video yang beredar di media sosial menunjukkan pemandangan para korban yang menerima perawatan resusitasi.

Penyelidikan sedang dilakukan untuk menetapkan apakah terorisme mungkin merupakan motif dalam serangan itu.

Penyelidikan awal oleh penyidik antiterorisme mengarah ke arah itu, sehingga polisi antiterorisme dan dinas keamanan, MI5, membantu penyelidikan.

Setelah penikaman, polisi menggerebek satu blok apartemen di Reading. Foto-foto dari tempat penyerangan menunjukkan petugas senjata api spesialis kontraterorisme hadir hadir di sana.

Pejabat senior pemerintah termasuk PM Boris Johnson dan Menteri Dalam Negeri Priti Patel telah diberi perkembangan informasi mengenai serangan itu. (The Guardian/OL-14)

BERITA TERKAIT