19 June 2020, 15:25 WIB

Material Longsor Timpa Rumah Telan Satu Jiwa di Tasikmalaya


Adi Kristiadi | Nusantara

HUJAN deras yang membawa material longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, telah menimbulkan satu korban meninggal dunia di Kampung Ciroyom, Desa Jatijaya, Kecamatan Gunung Tanjung. Kejadian tersebut terjadi, Jumat (19/6) pukul 04.00 WIB.

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto mengatakan, intensitas hujan tinggi di Tasikmalaya telah menyebabkan satu orang meninggal dunia yakni bernama Ny Jenab, 85. Korban tidak bisa menyelamatkan diri setelah tanah longsor menimpa rumahnya tapi untuk rumah yang ditempati Erman, 65, selamat atas kejadian tersebut.

"Dua rumah yang mengalami kerusakan berat dimiliki oleh Jenab dan Erman. Tim gabungan berupaya membersihkan material di lokasi tersebut, karena ketebalan tanah cukup tebal setelah perbukitan setinggi 70 meter telah menimpa dua rumah berada di bawah," kata Anom, Jumat (19/6).

Anom mengatakan, petugas TNI, Polri, BPBD dan unsur Kecamatan, Desa langsung memberikan himbauan tentang kewaspadaan bencana terutama rumah yang berada di titik rawan longsor.

"Memang kultur tanah di Kecamatan Gunung Tanjung kondisinya labil dan mudah bergerak selama musim hujan terjadi. Kami juga telah meminta agar masyarakat tetap waspada dan jika hujan terus menerus terjadi selama 2 jam, lebih baik tinggalkan rumah ke saudara atau tetangga jangan sampai kejadian tersebut terulang kembali," ujarnya.

Ssmentara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya Nuraedin mengatakan, rawan bencana di Tasikmalaya tersebar di beberapa lokasi, mulai longsor, banjir bandang dan pergerakan tanah.

"Daerah rawan longsor di Tasikmalaya berada di Gunung Tanjung, Karangnunggal, Sukaraja, Cikatomas, Salawu, Parungponteng. Rawan banjir lupan Sungai Citanduy berada di Sukaresik dan Sungai Cilangla, Kecamatan Karangnunggal menggenangi rumah hingga areal persawahan tetapi di Kecamatan Cikatomas jembatan penghubung berada di lima kampung roboh," paparnya. (OL-13)

Baca Juga: Mohon Maaf, Warga Dari Luar DKI Belum Bisa Kunjungi Ragunan

BERITA TERKAIT