19 June 2020, 13:05 WIB

Longsor Putus Akses Jalan di Tasikmalaya


Kristiadi | Nusantara

HUJAN deras membawa material longsor dan menimbun ruas jalan Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kampung Parungkadongdong, Desa Sukajaya Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Longsor menutup badan jalan Karangnunggal menuju Sukaraja sepanjang 50 meter, lebar 20 meter. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. 

Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedin, mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak sore hingga pagi telah menyebabkan tebing setinggi 75 meter longsor dan menutup jalan. Untuk sekarang pihaknya ini masih menunggu alat berat karena ketebalan tanah sedalam 2 meter.

"Longsor menimbun ruas jalan Provinsi Jabar dan sekarang ini masyarakat sudah berupaya bergotong royong dengan menggunakan alat tradisional berupa cangkul, sekop dan linggis untuk menyingkirkan material tanah sambil menunggu alat berat berupa beko datang ke lokasi," kata Nuraedin, Jumat (19/6).

Ia menambahkan intensitas hujan deras yang terjadi di Tasikmalaya tidak terbendung hingga mengakibatkan perbukitan longsor dan menutup ruas jalan termasuk beberapa rumah di samping jalan tersebut ikut terdampak.

"Untuk sekarang kendaraan arah Kota Tasikmalaya terhenti di Karangnunggal dan yang lainnya berada di Sukaraja. Karena, bencana yang terjadi tersebut ada di beberapa titik longsor menimbun jalan. Saat ini data kawasan terkena longsor sedang dicatat," tambahnya.

Selain longsor, hujan menyebabkan banjir merendam 500 rumah di Kampung Bojongsoban, Mekarsari, Cicalung dan Hegarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalauya. Banjir menyebabkan wilayah tersebut terisolir. Banjir luapan sungai juga masuk ke arah Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis dan menggenangi jalan dengan ketinggian 20 centimeter.

baca juga:Sungai Citanduy Meluap, 500 Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir

"Saya sudah menerjunkan anggota ke lokasi longsor di Sukaraja dan banjir di Sukaresik. Karena, personil kami sedikit, maka berbagi tugas untuk melakukan penanganan bencana alam di Kabupaten Tasikmalaya. Termasuk mencari solusi agar banjir tidak terjadi lagi," pungkasnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT