19 June 2020, 06:20 WIB

Berpindah Moda Transportasi kian Mudah


Put/J-3 | Megapolitan

KEMENTERIAN BUMN melalui PT Kereta Api Indonesia (persero) dan PT KCI bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana stasiun terpadu di empat stasiun yang menjadi pelopor, yaitu Stasiun Tanah Abang, Stasiun Sudirman, Stasiun Juanda, dan Stasiun Pasar Senen.

Pembangunan di empat stasiun itu meliputi penataan kawasan stasiun, peningkatan prasarana di dalam stasiun, pembangunan halte di sekitar stasiun, serta manajemen sirkulasi pengguna dan kendaraan untuk mengurai kemacetan di sekitar stasiun.

Hasilnya, mayarakat terutama pengguna KRL commuter line kini lebih mudah berganti mo­da dalam mengakses stasiun maupun mencari transportasi lanjutan setelah turun dari KRL.

“Kini stasiun-stasiun KRL telah terintegrasi secara fisik maupun informasi dengan moda lain, dari bus Trans-Jakarta, MRT, ojek daring maupun pangkalan, hingga mikrotrans dan bajaj. Tentunya ini akan membuat pengguna kami semakin nyaman menggunakan transportasi publik,” kata Direktur Utama PT KCI, Wiwik Widayanti, kemarin.

Salah satu stasiun yang sudah terintegrasi, terang dia, ialah Stasiun Tanah Abang. Stasiun itu merupakan salah satu stasiun terbesar dan dengan jumlah pengguna tertinggi di Jabodetabek. “Integrasi ini akan semakin mengembang­kan potensi Stasiun Tanah Abang,” ujarnya.

Stasiun Tanah Abang, imbuhnya, dapat melayani hingga lebih dari 120.000 pengguna per hari. Puncak aktivitas di stasiun tersebut biasanya terjadi saat pasar di Tanah Abang ramai pengunjung yang bertepatan dengan hari kerja.

Pun volume tertinggi biasa­nya tercatat pada pekan-pekan akhir sebelum Hari Raya Idul Fitri, di saat aktivitas perniaga­an di Pasar Tanah Abang mencapai puncaknya dan aktivitas perkantoran juga masih belum memasuki masa cuti bersama. (Put/J-3)

BERITA TERKAIT