18 June 2020, 22:27 WIB

Menristek :Peran Peneliti Penting Untuk Capai Kemandirian Bangsa


Syarief Oebaidillah | Humaniora

MENTERI Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menegaskan, pandemi Covid-19 memberikan pelajaran penting mengenai kemandirian bangsa, terutama di bidang kesehatan saat ini.

Karena itu, peran peneliti dan saintis sangat penting dalam menunjang kemandirian itu, terutama dengan belum ditemukannya vaksin Covid-19 di dunia. Peneliti dan saintis mampu mengisi kekosongan itu agar dapat menemukan inovasi ampuh untuk Indonesia.

"Sehingga kita tidak terus menerus bergantung pada produk impor," kata Guru.Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia iitu pada pengumuman Dexa Award Science Scholarship (DASS) 2020 secara virtual, Rabu (17/6) malam.

Fondasi penelitian, lanjut Bambang ada di perguruan tinggi. Karena itu, ia meminta mahasiswa untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan agar bisa berkontribusi bagi bangsa.

"Sebagai penerus bangsa di bidang penelitian, mahasiswa, berperan penting dalam mendorong Indonesia menjadi negara maju dan mandiri, terutama di sektor kesehatan. Masa depan bangsa di tangan para generasi muda untuk mencapai Indonesia emas 2045," ujarf Bambang.

Baca juga : NU dan Muhammadiyah Tolak Peleburan Pendidikan Agama Dengan PKN

Pimpinan Dexa Group Feery A Soetikno mengatakan, inovasi dan sains perlu didorong juga melalui stimulus dari berbagai pihak. Hal itulah yang membuat pihaknya menyelenggarakan DASS yang pada tahun ini memberikan beasiswa pascasarjana senilai Rp1 miliar kepada tiga mahasiswa terbaik berdasarkan seleksi.

Ketua Dewan Juri DASS 2020 Raymond Tjandrawinata mengatakan, DASS bertujuan untuk mencari calon saintis yang mau berinovasi untuk menemukan obat pada masa depan yang dapat digunakan. Beasiswa itu juga bertujuan membantu mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan pada saat pandemi Covid-19.

"Para saintis dari finalis DASS tidak berhenti di sini, tetapi harus memberikan kontribusi melalui riset yang dilakukan. Indonesia tidak akan maju tanpa kita melakukan riset. Indonesia tidak akan maju kalau kita tidak mempunyai produk-produk yang berasal dari Tanah Air kita," kata Raymond.

Dari 1.691 pendaftar DASS 2020, Dexa telah memilih 3 mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa pascasarjana, yaitu Yoga Romdoni dari Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Indonesia, Reno Susanto dari Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Riau, dan Joshua Eka Harap dari Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat. (OL-7)

BERITA TERKAIT