17 June 2020, 07:15 WIB

Demi Stabilitas, Partai Koalisi Solid Dukung Pemerintah


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

KOALISI partai politik pendukung pemerintah akan menjaga soliditas dukungan mereka kepada Presiden Joko Widodo untuk dapat melewati krisis selama pandemi covid-19.  Hal itu ditegaskan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam webinar Global Economy Outlook di Jakarta.

Lewat pertemuan virtual dengan sejumlah Duta Besar atau perwakilan Duta Besar Negara Sahabat dan Organisasi Internasional di Indonesia itu, Airlangga menyatakan jika koalisi pemerintah saat ini sudah lebih dari 65%.  Partai politik yang berdiri di belakang presiden akan terus menjaga  soliditas dukungan untuk membuat Indonesia dapat melewati krisis  dan membuat situasi politik lebih stabil.

Baca juga: Stabilitas Politik Jadi Modal untuk Menarik Investor

“Ketika Anda memiliki krisis ekonomi seperti apa yang terjadi hari ini, yang paling penting untuk dilakukan adalah keselamatan rakyat Indonesia dan terutama  untuk menjaga kebutuhan rakyat terpenuhi. Peran partai politik, adalah untuk memastikan kebijakan pemerintah dan jaring pengaman sosial   diterima oleh rakyat. Selain itu  agar masyarakat terkompensasi dengan bansos sehingga  mempunyai daya beli. Kami memastikan bahwa Indonesia selama periode ini akan stabil secara politik,” ungkap Airlangga saat menjawab pertanyaan dari Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket.  Ia  juga menyatakan optimismenya, jika Indonesia akan melalui kriris ini dengan baik, .  

Selain itu  juga muncul pertanyaan dari Dubes Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, tentang rencana pemerintah untuk meluncurkan Omnibus Law (RUU Cipta Kerja).

“Tentang Omnibus Law, saat ini sedang dibahas di parlemen (DPR). Pemerintah dan parlemen  berusaha segera dapat menyelesaikannya,” ungkap Airlangga.

Dalam pertemuan itu Menko Perekonomian juga menyatakan jika pemerintah saat ini akan membuka era kenormalan baru  untuk Jakarta. Keputusan itu dilakukan setelah melihat data perkembangan covid-19 di Ibu kota yang tidak lagi mengalami pelonjakan. Pemerintah juga siap kembali me-restart perekonomian nasional. (Ant/A-1)

BERITA TERKAIT