17 June 2020, 12:25 WIB

Beijing Kembali Tutup Sekolah dan Batalkan Jadwal Penerbangan


Nur Aivanni | Internasional

Beijing menutup semua sekolahnya lagi dan membatalkan setidaknya 1.225 penerbangan pada Rabu, menurut media yang dikelola pemerintah. Hal ini dilakukan ketika kota tersebut melaporkan 31 kasus virus baru covid-19.

Pejabat kota telah meminta warga untuk tidak meninggalkan kota tersebut. Beberapa provinsi telah mengarantina wisatawan dari Beijing setelah lebih dari 130 kasus baru dikonfirmasi di ibu kota dalam beberapa hari terakhir. Kasus-kasus baru telah meningkatkan kekhawatiran gelombang kedua infeksi karena sebagian besar Tiongkok telah mengendalikan wabah domestiknya.

Pada Selasa, otoritas kota telah mengumumkan larangan perjalanan bagi penduduk dari area yang berisiko menengah atau tinggi di kota itu. Sementara itu, semua sekolah, yang sebagian besar telah dibuka kembali, diperintahkan untuk ditutup lagi. Sekolah diperintahkan untuk kembali melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring.

Baca juga: Ada Kasus Baru Covid-19, Militer Selandia Baru Awasi Perbatasan

"Situasi wabah di ibukota sangat parah," kata Juru Bicara Kota Beijing Xu Hejian dalam konferensi pers pada Selasa.

Puluhan ribu orang di kota itu yang terkait dengan klaster virus di ibu kota sedang diuji untuk virus covid-19. Dan hampir 30 kompleks perumahan di kota itu sekarang berada di bawah aturan lockdown.

Beijing telah melaporkan 137 infeksi selama enam hari terakhir, menurut komisi kesehatan kota. Enam kasus baru tanpa gejala dan tiga kasus yang diduga virus covid-19 pada Rabu.

Menurut laporan otoritas nasional pada Rabu, ada dua kasus domestik tambahan dan 11 kasus impor. (France24/OL-14)

 

BERITA TERKAIT