17 June 2020, 08:43 WIB

Wall Street Ditutup di Zona Hijau


Antara | Ekonomi

WALL Street menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ketika prospek stimulus tambahan dan rekor kenaikan dalam penjualan ritel menunjukkan ekonomi AS dapat bangkit kembali lebih cepat dari perkiraan, lima bulan ke dalam resesi akibat pandemi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 526,82 poin atau 2,04%, menjadi ditutup di 26.289,98 poin. Indeks S&P 500 naik 58,15 poin atau 1,90%, menjadi berakhir di 3.124,74 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 169,84 poin atau 1,75%, menjadi 9.895,87 poin.

Ketiga indeks saham utama AS membukukan kenaikan harian ketiga berturut-turut. Semua 11 sektor utama S&P 500 utama berakhir lebih tinggi, dengan energi dan perawatan kesehatan masing-masing naik 2,82% dan 2,44%, memimpin keuntungan.

Dow dan S&P masih berada sekitar 11% dan delapan persen di bawah rekor penutupan tertinggi masing-masing yang dicapai pada Februari, sementara Nasdaq melayang sekitar satu persen di bawah penutupan tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada 10 Juni.

Data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan menunjukkan penjualan ritel melonjak dengan rekor 17,7% pada Mei, melampaui kenaikan yang diperkirakan para analis sebesar delapan persen, menyusul penurunan 14,7% pada April.

Selera risiko investor diberi dorongan lebih lanjut oleh paket infrastruktur yang diperkirakan sebesar satu triliun dolar AS dari pemerintah Trump yang bertujuan untuk menghidupkan kembali ekonomi.

"Angka penjualan ritel adalah kisah yang mendorong pasar lebih tinggi," kata Ryan Detrick, ahli strategi pasar senior di LPL Financial di Charlotte, North Carolina. "Tapi aroma stimulus di udara menambah keuntungan hari ini."

Baca juga: Harga Minyak Lanjutkan Penguatan

Di tengah kebangkitan kasus baru covid-19 di Tiongkok dan Amerika Serikat, bersama dengan perkembangan pandemi yang tak terkendali di Amerika Latin dan di tempat lain, percobaan obat yang dipimpin Inggris menunjukkan dosis rendah obat steroid generik dexamethasone mengurangi tingkat kematian covid-19 di antara kasus yang paling parah.

"Kami mendapat berita yang berpotensi lebih positif dalam perang melawan covid-19," tambah Detrick.

"Tapi sementara covid ada dalam pikiran kebanyakan orang, dalam pandangan pasar saham itu semua tentang pembukaan kembali dan data yang kuat menunjukkan pemulihan terjadi dan lebih cepat dari yang diperkirakan."

Pada awal kesaksiannya selama dua hari di depan Kongres, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan, "Sampai publik yakin bahwa penyakit ini teratasi, pemulihan penuh tidak mungkin terjadi."

Data penjualan ritel yang optimis membantu mendorong indeks Ritel S&P 500 2,3% lebih tinggi, dipimpin oleh Nordstrom Inc dan Kohls Corp, yang masing-masing melonjak 12,9% dan 9,0%.

Data sentimen pengembang perumahan yang jauh lebih kuat dari yang diperkirakan membantu pengecer perbaikan rumah Home Depot Inc sahamnya naik 3,6%, memberikan dorongan terbesar untuk saham unggulan Dow.

Saham Eli Lilly and Co melonjak 15,7% setelah mengumumkan keberhasilan terapi kanker payudara dalam studi tahap akhir.

Oracle Corp naik 2,5% setelah Wells Fargo menaikkan target harga pada saham perusahaan menjelang rilis pendapatan yang diperkirakan setelah bel penutupan.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 12,87 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 12,95 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir. (A-2)

BERITA TERKAIT