16 June 2020, 21:25 WIB

Kapolri Baru harus Perkuat Sinergisitas dengan TNI dan BIN


Putra Ananda | Politik dan Hukum

DIREKTUR Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens merinci lima kriteria yang harus dimiliki oleh calon Kapolri penerus Jenderal Idham Azis. Idham akan memasuki masa pensiun dalam waktu 6 bulan ke depan.

Boni menuturkan, sebagai orang nomor 1 di jajarang kepolisian, calon Kapolri baru harus mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa masa yang akan datang.

Kapolri wajib memiliki jiwa nasionalis tegas, berani, dan paham prinsip-prinsip demokrasi sipil. Dengan begitu, mampu menghadapi gejolak sosial dan politik yang terus berlangsung di level daerah ataupun nasional.

"Ke depan perlu ada kerja sama lintas sektoral, koordinasi dengan TNI termasuk dengan BIN supaya ada sinergi dalam merespons ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang muncul,” kata Boni kepada wartawan, Selasa (16/6).

Selain itu, masih menurut Boni, penerus Idham Azis juga harus memiliki visi dan misi penegakan hukum sejalan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mengingat TNI-Polri dari awal pemerintahan Jokowi selalu menjadi kekuatan utama untuk menopang keamanan dalam berbagai gejolak yang terjadi di tengah masyarakat.

Keempat, Kapolri baru harus melanjutkan prestasi beberapa kapolri sebelumnya, termasuk prestasi Idham Azis dalam memerangi kejahatan besar seperti sindikat narkoba dan sindikat perdagangan manusia.

“Ke depan, perlu ada terobosan baru dalam dua kejahatan besar itu karena generasi muda bangsa ini harus diselamatkan dari bahaya narkoba. Selain itu, perdagangan manusia harus diberantas tuntas,” jelas Boni.

Terakhir, kriteria yang harus dimiliki Kapolri baru yaitu memiliki potensi akseptabilitas yang memadai dari internal kepolisian. Dengan begitu, manajemen di internal Korps Bhayangkara dari tingkat pusat hingga daerah bisa berjalan baik. (OL-8).

BERITA TERKAIT