16 June 2020, 19:00 WIB

Karena Korona Pemkab Purwakarta Tangguhkan Proyek Infrastruktur


Reza Sunarya | Nusantara

IMBAS Covid-19, Pemerintah Kabupaten Purwakarata, Jawa Barat meniadakan pembanguan yang menelan biaya tinggi. Dipastikan proyek pembanguan yang ditangguhkan adalah menyangkut insfrastruktur.

Penanganan pencegahan Covid-19, menuntut Pemkab Purwakarta untuk menyiapkan langkah-langkah strategis agar keuangan daerah tidak terlalu terganggu secara signifikan oleh dampak wabah virus tersebut. Diantaranya, dengan melakukan efisiensi belanja barang jasa dan modal di setiap instansi yang ada. Dampak dari kebijakan tersebut, menjadikan terhambatnya pembangunan wilayah yang telah direncanakan sebelumnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Purwakarta, Ryan Oktavia mengungkan di masa pandemi, instansinya harus turut melakukan rasionaliasi anggaran yang ada. Akibatnya banyak program, terutama yang menyangkut penataan infrastruktur harus dipending.

"Sebelum mewabahnya covid-19, kami sudah merencanakan 17 program dan 177 kegiatan baru. Diantaranya, menyangkut penataan infrastruktur namun terpaksa harus ditanggungkan karena anggarannya yang tidak memungkinkan," kata Ryan, Selasa (16/6).

Ryan menyebutkan salah satu fokusnya tak lain menuntaskan PR yang belum rampung di tahun sebelumnya. Semisal, finishing jalur lingkar barat yang menjadi jalur penghubung, baik antar desa, kecamatan hingga antar kabupaten. Dari data yang ada, di Jalur Lingkar Barat tersebut, sampai saat ini masih menyisakan sekitar 10 kilometer lagi yang belum di beton. Serta, belum dibangunnya tiga jembatan penghubung sebagai penunjang jalur tersebut.

"Sebenarnya, secara fungsional jalur ini memang sudah bisa digunakan seluruhnya. Hanya saja, masih ada 10 kilometer lagi yang belum di beton, termasuk harus dibangun jembatan yang menjadi penghubungnya," ungkapnya.

Ryan mengklaim, persoalan infrastruktrur khususnya jalan nyaris rampung 100 persen. Bahkan, hingga ke peloksok desa pun pemkab telah melakukan pembenahan jalan bagi masyarakat. Karena, itu memang menjadi prioritas pemerintah selama ini.

Ryan menjelaskan, dari catatan yang ada di dinasnya, persentase pembangunan jalan selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sebelumnya, atau sebelum 2008 lalu, Purwakarta memiliki persentase ruas jalan mantap sebesar 62,2 persen atau sepanjang 447 Kilometer dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer. (OL-13)

BERITA TERKAIT