15 June 2020, 20:55 WIB

PAD Turun KPU Karawang Minta Tambah Anggaran Rp24 Miliar


Cikwan Suwandi | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Karawang, Jawa Barat tengah mengatur skema penambahan anggaran Pilkada 2020 Karawang yang bakal dilaksanakan Desember tahun ini. Peningkatan anggaran tersebut diantaranya terjadi karena pelaksanaan protokol kesehatan dalam pilkada.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Acep Jamhuri menyebutkan pemerintah tengah melakukan skema untuk penambahan anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp24 miliar.

Acep menyebutkan untuk skema awal pihaknya akan mengajukan Rp9 miliar kepada pemerintah pusat, kemudian sisanya akan diberikan dari anggaran pemerintah daerah. "Kalau tidak bisa, kita akan melakukan skema lain," ungkap Acep, kepada mediaindonesia.com, Senin (15/6).

Jika penambahan anggaran oleh APBD seluruhnya, pihaknya akan melakukan rasionalisasi anggaran dari sisa anggaran Covid-19 sebesar Rp162 miliar. Kemudian rasionalisasi dari kegiatan OPD dan melihat kemampuan pendapatan daerah.

"Dan akan kita lihat di akhir Juli, dianggaran perubahan," ungkapnya.

Penurunan pendapatan asli daerah (PAD), lanjut Acep pasti terjadi terutama pada dana transfer dari pemerintah pusat seperti dana bagi hasil. "Kalau menurun pasti, khususnya dana transfer dari pusat. Nanti kita lihat PAD kita berapa," ungkapnya.

Diketahui KPU Karawang telah mendapatkan anggaran Rp74 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Karena pandemi korona, kemungkinan akan mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp24 miliar. (OL-13)

Baca Juga: Pilkada di Tengah Pandemi, Bawaslu Sesuaikan Model Pengawasan

BERITA TERKAIT