15 June 2020, 13:06 WIB

​​​​​​​Persepsi Seragam akan Bantu Percepat Penanganan Covid-19


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

PEMERINTAH pusat dan daerah harus memiliki persepsi yang seragam dalam hal pengelolaan keuangan terutama yang berkaitan dengan percepatan penanganan covid-19.

"Persepsi yang ada harus berlandaskan kesamaan sense of crisis. Kami harapkan seluruh pihak dapat bergerak dengan harmonis dan mendorong kita melewati pandemi ini dengan baik," ujar Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dalam pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2020, Senin (15/6).

Untuk bisa mencapai persepsi yang sama, dibutuhkan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk terus mengawasi setiap rupiah dana pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat.

APIP harus berperan aktif dalam upaya menyediakan early warning system dan memberikan solusi yang tepat dan cepat atas permasalahan yang dihadapi dalam menjaga akuntabilitas.

Baca juga: Presiden: Gigit Pejabat yang Korupsi Dana Penanganan Covid-19

Kolaborasi dengan lembaga lain seperti Badan Pemeriksa Keuangan serta aparat penegak hukum (APH) yang mencakup Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung, dan Polri pun bisa menjadi pilihan guna meningkatkan pengawasan.

"Anggaran yang dialokasikan untuk penanganan covid-19 sangat besar sehingga APIP harus saling berkolaborasi dalam melaksanakan pengawasan," tuturnya.

Saat ini pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp677 triliun untuk keperluan penanganan covid-19.

Anggaran tersebut dinilai sangat besar sehingga dibutuhkan sinergi yang kuat untuk memaksimalkannya. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT