14 June 2020, 20:15 WIB

Jumlah Pesepeda di Jakarta Naik 1.000% selama PSBB Transisi


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan jumlah pesepeda naik 10 kali lipat atau 1000% selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal itu berdasarkan data dari Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) Indonesia.

"Selama masa PSBB kemudian karena masa transisi ini diukur terus. Terjadi peningkatan penggunaan sepeda hampir 1.000%," kata Syafrin di Jakarta, Minggu (14/6).

Dari hasil pengamatan ITDP Indonesia pada (11/6), jumlah pesepeda mengalami peningkatan hingga 1000 persen di beberapa ruas jalan Sudirman pada pukul 06.30 - 08.00 di hari kerja, dibandingkan pengamatan yang dilakukan pada tahun lalu (23/10/2019).

"Artinya orang yang beraktivitas kerja itu sudah banyak yang menggunakan sepeda, termasuk juga pada malam dan siang hari juga ada peningkatan," jelas Syafrin.

Syafrin mengklaim meningkatkan fasilitas pesepeda seiring adanya peningkatan yang drastis selama PSBB transisi. Salah satunya membangun Pop-up Bike Lane atau jalur sepeda di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin.

Baca juga : Wagub DKI: 'Rem Darurat' Saat PSBB Transisi Bisa Terjadi

"Lebarnya 2 meter. Tadinya tidak ada, jadi ada seperti ini. Penyediaan jalur sepeda sementara ada di masa pandemi. Kita menggunakan jalur lalu lintas yang ada kemudian didedikasikan bagi pengguna sepeda untuk aktivitas," terang Syafrin.

Saat dikonfirmasi, Senior Communications & Partnership Manager ITDP Indonesia Fani Rachmita membenarkan hal tersebut. Peningkatan hingga 1.000% itu diasumsikan pada peak hour atau jam sibuk.

"Iya benar menurut data kami ada kenaikan jumlah pesepeda yang cukup fantastis. Dari 21 pesepeda ke 235 pesepeda di Dukuh Atas, Sudirman. Ini naik 10 kali lipat," kata Fani.

Implementasi pop-up bike lane atau jalur sepeda sementara, Fani menyebut, idealnya dapat mencakup seluruh jaringan rute angkutan umum di DKI Jakarta, terutama 13 Koridor Transjakarta, yang masih beroperasi di masa transisi PSBB

"Dengan antusiasme seperti ini yang harus difokuskan adalah bagaimana agar pesepeda ini semakin aman, nyaman dan percaya diri untuk menjadikan sepeda moda transportasi sehari-hari," pungkas Fani. (OL-7)

BERITA TERKAIT