14 June 2020, 18:00 WIB

Satgas Covid Bantah Klaster Wartawan di Pamekasan


Mohammad Ghazi | Nusantara

SATGAS Covid Pamekasan, Jawa Timur, menyatakan belum ada klaster baru Covid-19 di wilayah itu. Termasuk belum ada klaster wartawan. Sebab, jurnalis yang meninggal beberapa hari lalu masih berstatus PDP dan satu orang lainnya berstatus reaktif dari hasil tes.

Humas Satgas Covid Pamekasan, Sigit Priyono, mengatakan tidak ada pernyataan adanya klaster baru di Pamekasan dan pihaknya tidak pernah menyampaikan informasi adanya klaster wartawan.  "Saya tidak pernah menyatakan wartaawan jadi klaster baru," sanggah dia, Minggu (14/6).

Munculnya isu klaster wartawan muncul setelah satu orang jurnalis meninggal dunia dalam status PDP. Disusul hasil rapid tes terhadap puluhan wartawan di Pamekasan yang menyatakan satu orang reaktif.

Status PDP maupun hasil tes yang reaktif, kata Sigit, belum bisa dikatakan sebagai klaster penyebaran Covid, apalagi statusnya belum terkonfirmasi positif.

"Sekalipun positif, belum tentu menjadi sebuah klaster kalau tidak menjadi sumber penyeban baru," katanya. (OL-13)

Baca Juga: Rapid Test: Wartawan Masuk Klaster Baru Covid-19 di Pamekasan

BERITA TERKAIT