11 June 2020, 20:32 WIB

Sejak Beroperasi Normal, Sudah 13 Ribu Warga Naik MRT Jakarta


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

DIREKTUR Utama PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta William Sabandar mengungkapkan sejak dibuka kembali aktivitas warga saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, ada peningkatan jumlah penumpang transportasi tersebut.

"Senin kemarin (8/6) seluruh stasiun dibuka kembali. Jumlah penumpang kita mulai secara perlahan naik. Per kemarin (10/6) jumlah penumpang mencapai 13.308 penumpang," ungkap William dalam diskusi virtual MRT, Jakarta, Kamis (11/6).

Untuk jam operasional, William menyebut memang tidak sampai jam 24.00 WIB. Saat ini MRT Jakarta beroperasi mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Jam kedatangan kereta pun atau headway sudah kembali normal, yakni tiap 5 menit di jam sibuk dan tiap 10 menit dilluar jam sibuk.

"Memang sudah kembali dengan menggunakan 7 dan 14 rangkaian kereta pada jam sibuk. Kalau kita lihat sudah naik 6 atau 5 kali lipat dibandingkan minggu lalu. Memang belum naik signifikan karena mal-mal belum buka," kata William

Menurut William, jika semua aktivitas warga dibuka kembali seperti tempat-tempat hiburan atau wisata, maka diprediksi bakal naik 20-30 ribu penumpang MRT Jakarta

Stasiun MRT yang sudah beroperasi penuh selama PSBB transisi yakni Stasiun Bendungan Hilir, Stasiun Senayan, Stasiun Haji Nawi, Blok A, ASEAN, Stasiun Istora Mandiri, Stasiun Setiabudi Astra, Lebak Bulus Grab, Fatmawati, Cipete Raya, Blok M BCA, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI.

"Ketika kegiatan-kegiatan mulai beraktivigtas kembali kita merencanakan naik sampai 60-70 ribu penumpang per hari. Pertanyaannya apa bisa 100 ribu? Jawabannya akan sulit dicapai karena sepanjang pembatasn penumpang sosical diberlakukan maka kapasitas kereta MRT tidak akan bisa menampung penuh," tandas William. (OL-4)

BERITA TERKAIT