11 June 2020, 17:25 WIB

Kerugian Akibat Banjir Rob di Karawang Capai Rp100 M


Cikwan Suwandi | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyebutkan kerugian banjir rob yang menerjang pesisir kota berjuluk pangkal perjuangan mencapai Rp100 miliar lebih. Sektor tambak bandeng mengalami kerugian terbesar hingga Rp71 miliar.

"Belum lagi ada sektor garam, pertanian dan pemukiman warga," ungkap Sekretaris Daerah Karawang, Acep Jamhuri kepada mediaindonesia.com, Kamis (11/6).

Acep mengakui saat ini tengah melakukan komunikasi kepada pemerintah provinsi dan pusat untuk meminta bantuan kaitan kerugian banjir rob di Karawang.

Pada tahun ini, untuk wilayah pemerintah tengah menargetkan 100 rumah bisa pindah ke pemukiman baru yang telah disiapkan Pemkab Karawang. Kemudian secara bertahap relokasi seluruh warga terdampak.

"Saat ini kami tengah mempersiapkan regulasinya agar tidak disalahkan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Apalagi, saat ini sebagian anggaran sedang diarahkan untuk menanganan covid-19," katanya.

Sedangkan penanganan kerugian bagi pemilik sawah, Pemkab siap menyiapkan benih pengganti. "Untuk pemilik tambak bandeng kami harap bersabar. Kami sedang mengusulkan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelauatan dan Perikanan," katanya.

Dijelaskan, saat ini unsur TNI/Polri, Satpol PP dan unsur terkait lainnya sedang melakukan kerja bhakti membersihkan puing rumah yang ambruk akibat banjir rob. Demikian pula jalan desa yang penuh lumpur mulai dibersihkan karena terjangan banjir rob sudah mereda. (OL-13)

Baca Juga: Bupati Cellica: Relokasi Warga Desa Cemarajaya Tertunda Covid-19

BERITA TERKAIT