11 June 2020, 11:30 WIB

Dishub DKI: Pengawasan di Jalur Sepeda Kembali Aktif


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Selama 13 minggu penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota jalur sepeda tidak diawasi oleh petugas. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan saat ini petugas kembali berjaga di jalur tersebut selama PSBB transisi.

"Untuk jalur sepeda, kita aktifkan kembali karena selama masa PSBB kan itu tidak ada pengawasan. Sekarang sudah diawasi kembali oleh tim patroli jalur sepeda," kata Syafrin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (10/6).

Ia menyebut petugas Dishub bakal rutin berpatroli untuk melarang pengendara motor melintas di jalur sepeda.

Pada November tahun lalu, sanksi sudah diberlakukan bagi warga yang melanggar. Denda bagi pelanggar mencapai Rp500 ribu hingga ancaman kurungan maksimal dua bulan penjara.

Baca juga: Delapan Kelurahan di Depok Nol Kasus Positif Covid-19

"Artinya itu dioptimalkan kembali pemanfaatannya. Kemudian juga kita mendorong untuk penyiapan parkir sepeda di kantor-kantor atau pusat kegiatan," tandas Syafrin.

Jalur sepeda yang ada di Ibu Kota di wilayah pusat Jakarta meliputi Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Proklamasi, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Pramuka, serta Jalan Pemuda. Lalu, di wilayah selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan RS Fatmawati Raya, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan jalur lainya.

Sebelumnya, Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Syafrudin menganggap selama ini warga Jakarta minim dalam bersepeda.

"Saya lihat enggak ada tuh peningkatan orang bersepeda dan jalan kaki di Jakarta. Palingan yang jalan kaki itu rata-rata yang olahraga saja lalu asyik selfie. Untuk keseharian kerja itu jarang banget," ujar Syafrudin di Jakarta, Selasa (9/6). (OL-14)

BERITA TERKAIT