11 June 2020, 07:50 WIB

Dolar Jatuh ke Level Terendah 3 Bulan


Antara | Ekonomi

DOLAR AS memperpanjang kerugiannya, turun ke level terendah baru tiga bulan terhadap sekeranjang mata uang utama pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve mempertahankan kebijakannya tidak berubah, seperti yang diperkirakan.

Namun, Fed berjanji untuk melanjutkan pembelian asetnya yang bertujuan menstabilkan ekonomi AS yang telah dirusak oleh virus korona. Bank sentral juga tidak mengumumkan langkah-langkah apa pun untuk membatasi kenaikan imbal hasil obligasi, sebagaimana beberapa berspekulasi.

Dalam jumpa pers, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan komite (Komite Pasar Terbuka Federal-FOMC) tidak membahas  engendalikan kurva imbal hasil tetapi mengatakan efektivitasnya tetap menjadi "pertanyaan terbuka."

Greenback jatuh ke palung tiga bulan terhadap euro, sterling dan franc Swiss setelah pernyataan Fed. Dolar merosot ke level terendah tiga minggu terhadap yen.

Baca juga: Harga Emas Turun Tipis Usai Proyeksi Suram The Fed

The Fed, dalam pernyataannya, pada Rabu (10/6) setelah pertemuan dua hari, mengulangi janjinya tentang dukungan luar biasa yang berkelanjutan bagi perekonomian ketika para pembuat kebijakan memproyeksikan penurunan 6,5% dalam produk domestik bruto tahun ini dan tingkat pengangguran 9,3% pada akhir tahun.

Bank sentral AS itu juga berjanji akan mempertahankan pembelian obligasi pada "kecepatan saat ini" sekitar US$80 miliar per bulan dalam obligasi dan US$40 miliar per bulan dalam surat berharga yang didukung hipotek.

"Ini konsisten dengan apa yang diharapkan pasar bahwa The Fed tidak akan melakukan apa-apa," kata Marc Chandler, kepala strategi pasar, di Bannockburn Forex di New York. Chandler berharap The Fed mengumumkan kebijakan pengendalian imbal hasil, tetapi berpikir bahwa bank sentral AS dapat mengumumkannya pada akhir musim panas.

Dia menambahkan bahwa perkiraan pertumbuhan Fed menunjukkan pemulihan berbentuk V.

Secara keseluruhan, Chandler mengatakan pernyataan Fed menunjukkan bahwa dolar masih mengarah lebih rendah.

Pada perdagangan sore, dolar turun sekitar 0,4% terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya menjadi 95,882 setelah sebelumnya meluncur ke 95,714, level yang tidak terlihat sejak pertengahan Maret.

Euro, pound dan franc Swiss semuanya mencapai tertinggi baru tiga bulan terhadap dolar. Euro naik setinggi 1,1422 dolar, sterling mencapai 1,2812 dolar, dengan dolar mencapai level terendah tiga bulan 0,9425 franc terhadap mata uang Swiss.

Dolar juga jatuh terhadap yen ke level terendah tiga minggu di 106,99 yen, dan terakhir turun 0,6% pada 107,08 yen. (A-2)

BERITA TERKAIT