11 June 2020, 07:25 WIB

Syukurlah, Sukukholders Garuda Setuju Perpanjang Jatuh Tempo


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi

MASKAPAI nasional Garuda Indonesia berhasil memperoleh persetujuan perpanjangan utang sukuk global selama tiga tahun.
Seharusnya, sukuk global Garuda  senilai US$500 juta itu  telah jatuh tempo dan harus dilunasi pada 3 Juni lalu. 

Namun karena situasi ekonomi yang memburuk, Garuda mengalami kesulitan untuk melakukan pembayaran.  Untuk itulah manajemen Garuda melakukan Rapat Umum Pemegang Sukuk  untuk meminta persetujuan perpanjangan tenor pembayaran jatuh tempo. 


"Garuda memperoleh persetujuan sukukholders atas Consent Solicitation perpanjangan masa pelunasan global sukuk limited senilai US$ 500.000.000 selama 3 tahun dari waktu jatuh tempo yang semula pada 3 Juni 2020," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra melalui keterangan persnya, Rabu (10/6).

Perpanjangan itu merupakan hasil dari pemungutan suara pada Rapat Umum Pemegang Sukuk hari Rabu (10/06). Persetujuan suara yang diberikan adalah 90,88% atau sebesar US$ 454.391.000 dari seluruh pokok sukuk.

"Dengan diperolehnya persetujuan atas Consent Solicitation perpanjangan masa pelunasan global sukuk ini, kami tentunya optimistis hal ini bisa menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia yang terdampak atas pandemi COVID-19," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra melalui keterangan persnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan para sukukholders atas kesediaanya memperpanjang masa jatuh tempo 

"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan para sukukholders terhadap keberlangsungan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia di masa yang penuh tantangan ini," pungkasnya. (E-1)

BERITA TERKAIT