10 June 2020, 19:25 WIB

Gelart Silaturahmi Virtual, Alumni STAN Gaungkan Persatuan Bangsa


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

PERSATUAN bangsa perlu terus dipupuk di tengah keberagaman Indonesia, terutama di saat pandemi Covid-19 sedang melanda Indonesia.

Pesan itu digemakan dalam silaturahmi virtual Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Kedinasan (Ikanas) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang diikuti alumni lintas angkatan yang tersebar di seluruh dunia.

Ketua Ikanas STAN Helmy Yahya mengatakan, keberagaman Indonesia perlu diperkuat lewat kontribusi Alumni STAN terhadap negara. Saat ini alumni STAN tercatat telah menduduki jabatan penting untuk membangun negara, seperti Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Anggota DPR RI.

"kami berharap agar lulusan STAN tidak hanya andal dalam mengelola keuangan negara namun juga menjadi teladan dimanapun bertugas," katanya dalam keterangan tertulis.

Baca juga : Kemendikbud Rancang Lulusan SMK Dapat Ijazah D1/D2

Pesan serupa juga digaungkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj yang didapuk memberikan ceramah kebangsaan di forum virtual itu. Menurut Said Aqil, persatuan kini sangat dibutuhkan saat Indonesia tengah menghadapi wabah Covid-19.

Untuk memperbesar kontribusi lulusan STAN terhadap negara, Ketua Politeknik Keuangan Negara (PKN) STANRkahmadi Murwanto mengungkapkan, kapasitas PKN STAN sedang disiapkan untuk program Diploma IV (DIV), dan 80% dari kapasitas tersebut disiapkan untuk melayani institusi selain Kementerian Keuangan.

"Bahkan Menteri Keuangan meminta agar PKN STAN membuka program studi DIV Teknologi dan Informasi Keuangan Negara,” ujar Rakhmadi. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT