10 June 2020, 14:20 WIB

Pemrov Bengkulu Tawarkan Beasiswa untuk Dokter Spesialis


Marliansyah | Humaniora

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu mengalami kekurangan dokter spesialis bedah saraf. Lantaran itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu membuka program beasiswa ikatan dinas untuk dokter spesialis bedah saraf.

Wakil Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah di Bengkulu, mengatakan, Pemprov Bengkulu, akan membuka program beasiswa ikatan dinas untuk dokter spesialis bedah saraf yang tersebar di rumah sakit umum daerah (RSUD) Bengkulu.

"Pemprov minta Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, segera menyusun program beasiswa ikatan dinas bagi dokter yang mau mengambil pendidikan spesialis yang dibutuhkan sehingga dapat mengabdikan dirinya," katanya.

Beasiswa dilakukan, lanjut dia,  mengingat saat ini di RSUD di Provinsi Bengkulu, hanya ada satu dokter spesialis bedah saraf di daerah itu.

Saat ini hanya ada satu dokter spesialis bedah saraf di Bengkulu dan bertugas di RSUD M Yunus Bengkulu. Kekurangan dokter spesialis saraf di Provinsi Bengkulu, berdampak sehingga sebanyak 22 rumah sakit yang ada wilayah tersebut, tidak dapat memberikan pelayanan bedah medis terpaksa dirujuk ke RSUD M Yunus.

Selain itu, Pemprov juga menekankan agar segera dilakukan perbaikan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) antar rumah sakit. Sistem rujukan yang ada saat ini masih lamban sehingga berdampak pada lambatnya pelayanan pada pasien yang seharusnya mendapat penanganan segera.

Perbaikan SISRUTE diperlukan komitmen bersama petugas medis di seluruh rumah sakit yang ada di Provinsi Bengkulu. Jika SISRUTE mengalami hambatan, petugas medis dapat berkoordinasi melalui telepon atau mekanisme lainnya dan terpenting adanya komitmen serta keseriusan petugas. (OL-13)

Baca Juga: Tren Kenaikan Kasus Covid-19 di Temanggung Mencemaskan

BERITA TERKAIT