10 June 2020, 09:39 WIB

Banyak Spesimen Menumpuk, Saatnya Kalsel Tingkatan Pemeriksaan


Denny Susanto | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan berupaya meningkatkan kapasitas layanan pemeriksaan spesimen covid -19 yang saat ini menumpuk di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP)Kalsel di Kota Banjarbaru.

"Salah satu yang menjadi konsentrasi gugus tugas adalah upaya meningkatkan kemampuan dan kapasitas pemeriksaan spesimen covid di BBTKLPP Banjarbaru, karena saat ini terjadi penumpukan sehingga data covid -19 di Kalsel sedikit keteteran," ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Rabu (10/6).

BBTKLPP Kalsel merupakan pusat pengujian sampel korona untuk Provinsi Kalsel dan Kalteng. Sebelumnya kemampuan pemeriksaan spesimen di BBTKLPP hanya 100-150 spesimen perhari dan kini bertambah dengan adanya tambahan peralatan PCR menjadi 400 spesimen per hari.Pemerintah pusat sendiri melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 pusat memberikan bantuan berupa dua alat PCR untuk (BBTKLPP) Kalsel guna mempercepat pemeriksaan spesimen para terduga penderita Covid-19. Selain itu juga bantuan empat unit ventilator, plasma darah, alat pelindung diri (APD), oksigen, vitamin C dan bantuan lainnya.

Pada bagian lain Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel juga terus gencar melakukan penelusuran (tracking dan tracing) terduga covid di lapangan. Kemarin jumlah kasus positif virus korona di Kalsel bertambah 91 kasus yang sebagian besar merupakan hasil tracking dan tracing oleh petugas.

Saat ini tercatat jumlah kasus positif virus korona di Kalsel mencapai 1.438 kasus, ada 105 orang penderita meninggal dunia dan 119 orang berhasil disembuhkan. Sebanyak 1.214 orang kini menjalani perawatan di rumah sakit maupun lokasi karantina khusus. 

"Ada 297 orang dirawat di sejumlah rumah sakit dan 917 menjalani karantina khusus," tambahnya.

baca juga: 24 OTG di Kalbar Positif Covid-19
          
Selain Kota Banjarmasin peta sebaran kasus positif virus korona saat ini juga muncul di kabupaten/kota. Saat ini muncul kasus positif virus korona yang dialami 14 orang petugas dan karyawan RSUD Pambalah Batung, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Bupati Hulu Sungai Utara,Abdul Wahid  meminta agar masyarakat ekstra hati-hati dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. (OL-3)

BERITA TERKAIT